Rabu, 12 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Acapkali saat mencapai usia 20-30 tahun mengalami kecemasan dan keraguan akan masa depan. Seperti apa tahapannya?

Minggu, 20 Maret 2022
A A
Ilustrasi baangkit dari crisis life. Foto Alexas_Fotos/pixabay.com.

Ilustrasi baangkit dari crisis life. Foto Alexas_Fotos/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Butuh pengorbanan untuk bisa melewati quarter life crisis. Rasa lelah dan amarah terkadang menumpuk di atas kepala. Satu pemicu saja bisa meledak tiba-tiba, baik ‘ledakan’ yang positif ataupun negatif.

Ida pun mengingatkan pentingnya self-care yang baik. Bentuk tindakannya sangat beragam, seperti olahraga, membaca, beribadah, dan bersosialisasi.

“Hanya ombak dan badai yang menjadikan pelaut itu tangguh,” pesannya lagi.

Baca Juga: Tips Mencegah Cemas Akibat Omicron: Batasi Baca Berita Lewat Handphone

Piskolog Cania Mutia menambahkan, tanda-tanda saat kita melewati masa sulit dalam quarter life crisis bisa berupa stres, depresi, hingga tindakan bunuh diri. Ia mengajak audiens untuk mengenali karakteristik mental yang sehat. Cirinya adalah merasa baik mengenai dirinya sendiri, memiliki hubungan personal yang bertahan lama, menerima kekecewaan dalam hidup, serta mampu membuat keputusan secara mandiri.

Sementara itu ciri-ciri kesehatan mental saat sedang terganggu, di antaranya mulai dari sering merasa sedih, sulit berkonsentrasi, serta ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan. Tanda yang paling parah adalah saat seseorang memutuskan untuk bunuh diri.

“Self-harm adalah bentuk perilaku menyakiti diri sendiri yang dilakukan individu karena permasalahan yang rumit,” jelas Cania.

Cara mengatasinya bisa dilakukan secara mandiri (self-healing) dengan mengontrol pikiran, perasaan, dan perilaku. Namun, jika kondisinya sudah berat, maka lebih baik untuk melakukan professional healing, baik ke psikolog maupun psikiater. Tujuannya adalah agar mendapat konseling, psikoterapi, dan psikofarmakoterapi yang tepat. [WLC02]

Sumber: uii.ac.id, 15 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: konselingmengapresiasi diripsikiaterpsikologquarter life crisisself harmself healing

Editor

Next Post
Jamuan welcome dinner tamu delegasi EdWG G20 di Yogyakarta. Foto kemdikbud.go.id.

Tradisi Jamuan Ladosan Dhahar Kembul Bujana ala Keraton Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media