Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pernah Terjadi di Gunungkidul, Daryono: Tragedi Wisata Danau Furnas Brasil Pelajaran Penting untuk Kita

Rabu, 12 Januari 2022
A A
Daryono, Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG. Foto Facebook @daryonobmkg.

Daryono, Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG. Foto Facebook @daryonobmkg.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG, Daryono menaruh perhatian serius atas tragedi runtuhnya tebing di Danau Furnas, Minas Gerais, Brasil, pada Sabtu, 8 Januari 2022, yang menyebabkan tewasnya wisatawan.

Kejadian serupa ternyata pernah terjadi di kawasan wisata alam di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi D.I Yogyakarta.

Daryono sejak Selasa, 11 Januari 2022 hingga Rabu, 12 Januari 2022, menulis kejadian runtuhnya tebing di wisata alam itu, di akun media sosial, facebook miliknya.

Baca Juga: Kisah Mark Zuckerberg hingga Raja Belanda Blusukkan ke Kampoeng Cyber

Dikatakannya, peristiwa runtuhnya tebing danau atau pantai dapat terjadi di mana saja. Selama tebing mengalami ketidakstabilan lereng kemudian ada gaya pemicu maka runtuhan dan longsoran dapat terjadi.

Peristiwa runtuhnya tebing di tepi Danau Furnas, sebenarnya fenomena biasa yang dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Hal ini karena berdasarkan proses longsornya, longsoran dibedakan dalam beberapa macam, dan apa yang terjadi dan menimpa wisatawan di Danau Furnas merupakan jenis flexural toppling failure.

“Kita mengenalnya sebagai longsoran guling (Toppling Failure) di mana longsoran ini terjadi pada lereng batuan dengan kemiringan bidang lemah yang berlawanan arah terhadap kemiringan lereng dan biasanya pada batuan keras dimana struktur lemahnya berbentuk kolom atau kekar-kekar vertical,” tulis Daryono.

Baca Juga: Atasi Kulit Gatal dan Berminyak dengan Sabun Kulit Bawang Merah

Flexural Toppling yaitu jenis longsoran guling setelah mengalami lenturan. Keruntuhan lentur ini sering terjadi pada lereng baik lereng buatan maupun lereng alami dengan struktur perlapisan anticlinal.

 Runtuhnya tebing Danau Furnas di Capitolio, Brasil, pada 8 Januari 2022. Foto Instagram @viralupdateindo.

Runtuhnya tebing Danau Furnas di Capitolio, Brasil, pada 8 Januari 2022. Foto Instagram @viralupdateindo.

 

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BrasilDanau FurnasDaryonoekowisataGunungkidultebing runtuhwisata alamwisata geoparkYogyakarta

Editor

Next Post
Ilustrasi karantina Covid-19. Foto ELG21/pixabay.com.

PTM Masa Pandemi, Dokter Anak: Idealnya Komponen Sekolah Telah Vaksinasi 100 Persen

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media