Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Perubahan Iklim, Cuaca Ekstrem Makin Sering Dirasakan

Senin, 10 Februari 2025
A A
Perubahan iklim, cuaca ekstrem makin sering dirasakan. Foto ilustrasi.

Perubahan iklim, cuaca ekstrem makin sering dirasakan. Foto ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Siasat Petani Lestari Kulon Progo Beradaptasi dengan Perubahan Iklim (Bagian 2)

“Laut kita penuh dengan sampah dan makin tercemar, hutan juga dibabat,” sebut Heron.

Perubahan iklim yang sedang terjadi, menurut Elang Mahardika dari LPM Arena, mempengaruhi petani di Kulon Progo.

“Perubahan iklim sangat memengaruhi para petani di daerah Kulon Progo. Ilmu pranotomongso yang biasa menjadi pedoman petani dalam menentukan pilihan bertaninya juga semakin tidak relevan lagi,” katanya.

Moh. Ali Rohman dari Yayasan LKiS menjelaskan, diskusi yang diselenggarakan merupakan langkah dalam menarasikan krisis iklim ini ke ruang publik dan sekaligus menjadi sebuah edukasi yang massif.

Baca Juga: Gangguan Atmosfer di Selatan Indonesia Awal Februari 2025, Waspada Cuaca Ekstrem

Pemandu diskusi, Abd. Mughis (AJI Yogyakarta) menyebutkan, masalah krisis iklim kurang menjadi perhatian jurnalis. Salah satunya disebabkan algoritma media yang lebih menekankan views hingga viralitas. Keadaan tersebut diperparah dengan tuntutan kuantitas pemberitaan yang menyebabkan kualitas pemberitaannya kurang mendalam.

“Tak jarang jurnalis lebih menyukai menulis berita atau informasi yang tengah viral dan dianggap “menjanjikan” di meja redaksi,” ujarnya. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bencana hidrometeorologicuaca ekstremPerubahan cuacaperubahan iklim

Editor

Next Post
Cuaca ekstrem di Bali, tim SAR mengevakuasi kendaraan roda empat yang tertimbun longsor di Provinsi Bali. Foto Dok BNPB.

Dampak Cuaca Ekstrem hingga 11 Februari 2025 Sebanyak 85 Orang Tewas

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media