Senin, 9 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

PT Bukit Asam Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama Rehabilitasi Mangrove

Sabtu, 24 Desember 2022
A A
Usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Rehabilitasi Mangrove di Jakarta. Foto maritim.go.id

Usai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Rehabilitasi Mangrove di Jakarta. Foto maritim.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peluncuran Pilot Project Kemitraan Pengusahaan Biomassa dan Batubara Sumatera Selatan serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Rehabilitasi Mangrove digelar di Jakarta pada 22 Desember 2022. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan Kementerian Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pelindo, PT TBP, APHI, APBI, APROBI, dan GAPKI.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan KLHK, Nani Hendiarti, acara tersebut menindaklanjuti isu rehabilitasi mangrove dan cofiring biomassa yang terkait topik utama G20 di Bali lalu, yaitu mengenai transisi energi. Cofiring biomassa adalah proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial atau bahan campuran batu bara di PLTU.

“Dari pertemuan COP26 UNFCCC di Glasglow 2021 lalu, Indonesia juga berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca, salah satunya dengan phasing down PLTU Batubara,” ucap Nani.

Baca Juga: Bambang Hero: Belajar Mencegah Kebakaran Hutan dengan Beternak Kambing

Ia menyatakan kegiatan tersebut merupakan aksi nyata yang menjadi salah satu bukti kolaborasi stakeholder yang lebih luas. Kegiatan tersebut diklaim untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait transisi ke energi bersih dengan mendorong pengurangan penggunaan batu bara serta meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

“Biomassa ini masuk ke dalam EBT, dan potensi yang kita miliki cukup besar. Perlu dikembangkan pemanfaatannya secara berkelanjutan, salah satunya melibatkan masyarakat,” tutur Nani.

Apabila masyarakat merasakan manfaat program tersebut, menurut Nani, masyarakat dengan senang hati akan terlibat dan mendukung upaya pengurangan emisi dari program cofiring biomassa maupun rehabilitasi mangrove.

Baca Juga: Kawasan Resapan Air Hujan Terancam Rusak Akibat Rencana Pengurangan KBAK Gunung Sewu

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: cofiring biomassaEBTgas rumah kacaKLHKpercepatan transisi energiphasing downPLTU batu baraPT Bukit AsamRehabilitasi mangrove

Editor

Next Post
Ilustrasi sampah plastik. Foto RitaE/pixabay.com.

Cegah Pencemaran Lingkungan Lewat Edukasi Penanganan Sampah Plastik Sejak Usia Dini

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media