Rabu, 26 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sakit Jantung Butuh Biaya Tinggi, Cegah dengan Jalan Kaki

Penyakit jantung tak hanya banyak memakan korban, tetapi juga pengobatannya berbiaya tinggi. Padahal cara pencegahannya sangat murah.

Sabtu, 8 Oktober 2022
A A
Ilustrasi jantung. Foto geralt/pixabay.com

Ilustrasi jantung. Foto geralt/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penyakit jantung atau kardiovaskular menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Berdasar hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes RI pada 2018, jumlah penderita penyakit jantung mencapai 4 hingga 5 juta jiwa. Sementara penyakit ini punya prevalensi sangat tinggi di dunia. Sekitar 1 dari 3 kasus kematian diperkirakan karena penyakit yang menyerang organ jantung.

“Penyakit jantung menjadi penyakit berbiaya tertinggi di Indonesia,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam peringatan Hari Jantung Sedunia 2022, 2 Oktober 2022.

Tiap tahun, klaim BPJS Kesehatan paling banyak untuk kardiovaskular. Penyakit ini juga banyak membuat masyarakat menderita karena biaya mahal. Bahkan, tak semua rumah sakit di seluruh provinsi di Indonesia punya dokter spesialis jantung.

Baca Juga: Keluarga Punya Riwayat Henti Jantung atau Sering Pingsan, Periksakan Jantung Anda

“Dari 34 provinsi hanya 28 provinsi yang bisa melakukan bedah jantung, karena dokter spesialis terbatas,” kata Budi.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Rendra Mahardhika Putra menjelaskan, ada beberapa klasifikasi penyakit jantung. Penyakit jantung koroner, penyakit jantung katup, penyakit jantung akibat kondisi genetis, penyakit jantung terkait hipertensi, dan penyakit jantung terkait kelistrikan. Penyakit jantung juga dapat disebabkan penyakit yang berkaitan dengan paru-paru.

“Orang pengidap asma, tak hanya paru-parunya yang bermasalah. Jantungnya juga,” tutur Rendra dalam diskusi “Jangan Tunggu Terlambat, Jaga Jantung Tetap Sehat”, 30 September 2020.

Baca Juga: Hati-hati, Penyakit Jantung Mengintai Generasi Jompo

Penyakit jantung memiliki dua spektrum, yaitu simptomatis (bergejala) dan asimptomatis (tanpa gejala). Kasus asimptomatis biasanya banyak ditemui pada pasien diabetes akibat kondisi neuropati yang menyertai.

Sedangkan simptomatis biasanya ditandai gejala-gejala yang khas. Seperti jantung berdebar serta nyeri dada sebelah kiri.

“Rasanya berat seperti tertimpa beban. Lalu menjalar ke lengan atau ke leher. Untuk beraktivitas bertambah berat nyerinya,” jelas Rendra.

Baca Juga: Kelebihan Gula dan Garam Jadi Biang Penyakit, Ini Tips Mengontrolnya

Selain itu, rasa sesak saat berjalan, naik tangga, perubahan posisi (misal dari duduk ke tidur), maupun saat terbangun di tengah malam.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: 1.000 langkahaktif bergerakBPJS Kesehatanjalan kakikardiovaskularKemenkesmakan makanan sehatpenyakit jantungpenyakit jantung koronerUnair

Editor

Next Post
Ilustrasi dunia digital. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

BIN Ingatkan, Bencana Alam Dapat Mengancam Keamanan Negara

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media