Jumat, 7 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Samarinda dan Toli-Toli Diterjang Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 24 Maret 2022
A A
Curah hujan tinggi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyebabkan meluapnya Sungai Mahakam dan berdampak banjir di lima kecamatan. Foto BPBD Kota Samarinda.

Curah hujan tinggi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyebabkan meluapnya Sungai Mahakam dan berdampak banjir di lima kecamatan. Foto BPBD Kota Samarinda.

Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 865 rumah penduduk di Kabupaten Toli-toli, Provinsi Sulawesi Tengah, dilanda banjir, yang terjadi pasca-hujan intensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Tuweley dan Sungai Lembe pada Rabu, 23 Maret 2022.

“BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan, ketinggian muka air sekitar 70 hingga 100 sentimeter menyebabkan 866 kepala keluarga di dua kecamatan, terdampak banjir,” sebut Muhari.

Wilayah terdampak banjir, Kecamatan Baolan meliputi Kelurahan Baru dan Kelurahan Tuweley, kemudian Kecamatan Galang dengan wilayah Desa Tende dan Desa Aung.

Baca Juga: Pakar Kehutanan dan Bank Dunia: Konsep Forest City IKN Perlu Partisipasi Masyarakat

Banjir juga menyebabkan beberapa insfrastuktur terdampak, tercatat satu unit sekolah dasar dan Kantor Desa Aung ikut terendam.

“Serta dua unit jembatan mengalami kerusakan,” imbuh Muhari.

Hingga Jumat, 25 Maret 2022, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang dan malam hari di wilayah Kabupaten Toli-toli dan sebagian wilayah Provinsi Sulaeesi Tengah.

“BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat agar selalu siap siaga menghadapi peristiwa alam yang dapat muncul diakibatkan oleh hujan seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang,” pungkas Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirbanjir Samarindabanjir Toli-ToliBencana HidrometeorologiKabupaten Toli-ToliProvinsi Kalimantan TimurProvinsi Sulawesi Tengah

Editor

Next Post
Presiden Joko Widodo dan Ketua MK Anwar Usman. Foto presidenri.go.id.

PSH UII: Pernikahan Ketua MK dengan Adik Presiden Berpotensi Melanggar Etika, Harus Mundur

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media