Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Samarinda dan Toli-Toli Diterjang Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 24 Maret 2022
A A
Curah hujan tinggi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyebabkan meluapnya Sungai Mahakam dan berdampak banjir di lima kecamatan. Foto BPBD Kota Samarinda.

Curah hujan tinggi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyebabkan meluapnya Sungai Mahakam dan berdampak banjir di lima kecamatan. Foto BPBD Kota Samarinda.

Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak 865 rumah penduduk di Kabupaten Toli-toli, Provinsi Sulawesi Tengah, dilanda banjir, yang terjadi pasca-hujan intensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Tuweley dan Sungai Lembe pada Rabu, 23 Maret 2022.

“BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan, ketinggian muka air sekitar 70 hingga 100 sentimeter menyebabkan 866 kepala keluarga di dua kecamatan, terdampak banjir,” sebut Muhari.

Wilayah terdampak banjir, Kecamatan Baolan meliputi Kelurahan Baru dan Kelurahan Tuweley, kemudian Kecamatan Galang dengan wilayah Desa Tende dan Desa Aung.

Baca Juga: Pakar Kehutanan dan Bank Dunia: Konsep Forest City IKN Perlu Partisipasi Masyarakat

Banjir juga menyebabkan beberapa insfrastuktur terdampak, tercatat satu unit sekolah dasar dan Kantor Desa Aung ikut terendam.

“Serta dua unit jembatan mengalami kerusakan,” imbuh Muhari.

Hingga Jumat, 25 Maret 2022, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang dan malam hari di wilayah Kabupaten Toli-toli dan sebagian wilayah Provinsi Sulaeesi Tengah.

“BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat agar selalu siap siaga menghadapi peristiwa alam yang dapat muncul diakibatkan oleh hujan seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang,” pungkas Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirbanjir Samarindabanjir Toli-ToliBencana HidrometeorologiKabupaten Toli-ToliProvinsi Kalimantan TimurProvinsi Sulawesi Tengah

Editor

Next Post
Presiden Joko Widodo dan Ketua MK Anwar Usman. Foto presidenri.go.id.

PSH UII: Pernikahan Ketua MK dengan Adik Presiden Berpotensi Melanggar Etika, Harus Mundur

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media