Senin, 2 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Satu Tahun Tolak PSN Rempang Eco City, Warga Rempang Kembali Diintimidasi

Rabu, 18 September 2024
A A
Masyarakat Pulau Rempang tetap menolak penggusuran dan proyek pabrik kaca. Foto Instagram Walhi Riau dan LBH Pekanbaru.

Masyarakat Pulau Rempang tetap menolak penggusuran dan proyek pabrik kaca. Foto Instagram Walhi Riau dan LBH Pekanbaru.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat Pulau Rempang, Batam diintimidasi dan menjadi korban tindak kekerasan belasan orang berpakaian preman pada Rabu, 18 September 2024. Sebanyak tiga orang warga mengalami luka dan belasan lainnya menjadi korban pemukulan.

Salah satu korban mengalami luka di bagian pelipis akibat dipukul dengan helm dan seorang lagi wajahnya lebam setelah dipukul dengan kayu. Sedangkan korban lainnya, seorang perempuan, tangannya terkilir akibat ditarik secara paksa.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang dari warga, intimidasi dan kekerasan yang dialami warga Pulau Rempang terjadi di administrasi Kampung Sembulag Hulu. Tepatnya di jalan arah masuk ke kawasan Goba sekitar pukul 10.45 WIB.

Baca Juga: Gempa Dangkal Sesar Garsela M 5.0 Guncang Kabupaten Bandung dan Garut

Kejadian bermula saat warga tengah berjaga di masjid di jalan masuk ke Goba. Di sana mereka didatangi belasan orang berpakaian preman. Dalam rombongan tersebut, ada juga anggota polisi yang berseragam.

Mereka menyampaikan kepada warga, bahwa kawasan tersebut adalah wilayah kerja mereka. Warga yang tetap bertahan dan berjaga mengalami intimidasi dan tindak kekerasan oleh belasan orang berpakaian preman yang didampingi anggota kepolisian. Sebelumnya warga juga mengalami teror dan alat peraga tentang penolakan PSN Rempang Eco City, dirusak.

Dokumentasi video dari warga setempat yang dihimpun Tim Advokasi menyorot ketegangan yang terjadi saat perwakilan dari kelompok orang berpakaian preman melancarkan aksi intimidatif dengan membentak ibu-ibu yang bertahan di lokasi.

Baca Juga: Polistirena, Jenis Plastik yang Umum Dipakai Sekaligus Cemari Air dan Tanah

“Dan kami menduga sebagian dari belasan orang berpakaian preman tersebut adalah anggota TNI,” kata juru bicara Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang, Even Sembiring dalam siaran tertulis tertanggal 18 September 2024.

Terkait intimidasi tersebut, Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang menyampaikan sejumlah seruan. Pertama, hentikan cara-cara intimidasi atau kekerasan pada masyarakat. Kedua, hentikan pembangunan PSN Rempang Eco City. Ketiga, meminta pada kepolisian untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat sebagaimana tugas pokok dan fungsinya. Keempat, mengambil tindakan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap warga Rempang.

Hak masyarakat adat tidak dihormati

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Amnesty International IndonesiaMasyarakat AdatPulau Rempang BatamRempang Eco CityTim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang

Editor

Next Post
Guru Besar Senior Bidang Rekayasa Kegempaan / Bangunan Tahan Gempa UII, Prof. Sarwidi. Foto Dok. Pribadi.

Sarwidi, Ini Langkah Nasional ke Depan Mensikapi Indonesia Rawan Gempa Bumi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media