Senin, 3 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sepekan Dibuka Sistem Booking Online TWA Marapi Diminati 166 Pendaki

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat meluncurkan program booking online bagi pendaki dan pecinta alam ke Taman Wisata Alam Gunung Marapi.

Senin, 31 Juli 2023
A A
Gunung Marapi di Sumatera Barat. Foto BKSDA Sumbar.

Gunung Marapi di Sumatera Barat. Foto BKSDA Sumbar.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Antusiasme menyelimuti para pecinta alam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Marapi di Sumatera Barat. Gunung api aktif Marapi berstatus Waspada atau Level II ini, sempat ditutup untuk aktivitas pendakian.

Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl), salah satu gunung di Pulau Sumatera memiiki magnet bagi pendaki dan pecinta alam.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) kembali membuka Dunsanak konservasi, jalur proklamator TWA Gunung Marapi, langsung mendapat reaksi dari para pendaki. Pembukaan jalur proklamator menuju TWA Gunung Marapi, oleh BKSDA Sumbar sekaligus menerapkan sistem booking online.

Baca Juga: Pertama Kali Mendaki Rinjani Pascalebaran dari Sembalun Kembali ke Sembalun

Kepala Balai KSDA Sumbar, Ardi Andono mengatakan, dalam waktu satu pekan, sejak dibuka kembali TWA Marapi, terdata sudah 166 pendaki yang melakukan aktivitas di kawasan itu.

Sistem booking online, sebut Ardi, memudahkan bagi petugas untuk mengontrol para pendaki. Sebaliknya, sistem ini memudahkan para pendaki. Melalui registrasi online ini, pendaki melalui tiga pintu masuk yakni Batu Palano, Koto Buru dan Aie Angek.

“Sistim ini sudah berjalan dan ternyata memudahkan para pendaki untuk mendaftar dan kontrol oleh petugas,” kata Ardi Andono, Senin, 31 Juli 2023.

Baca Juga: Gunung Api Marapi dan Kerinci di Sumatera Barat Erupsi Hari Ini

Ardi juga menghimbau para pendaki untuk mematuhi SOP pendakian demi keselamatan pendaki dan saat proses registrasi mengisi data diri dengan benar untuk mempermudah proses penerbitan e-tiketnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BKSDA Sumatera BaratGunung Api MarapiProvinsi Sumatera Baratseismik Gunung MarapiTWA Marapi

Editor

Next Post
Pusat gempa laut Banda, Maluku pada Selasa, 1 Agustus 2023, magnitudo 5,1. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Analisis BMKG Gempa 5,1 Magnitudo Laut Banda

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media