Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kayu Hanyutan untuk Huntara di Aceh Utara dan Sumatra Utara Capai Ribuan Meter Kubik

Jumat, 9 Januari 2026
A A
Kayu-kayu yang hanyut pascabanjir bandang di Sumatra digunakan untuk membangun huntara dan huntap. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.

Kayu-kayu yang hanyut pascabanjir bandang di Sumatra digunakan untuk membangun huntara dan huntap. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana ekologis di Aceh Utara dan Sumatra Utara untuk mendukung pemulihan lingkungan dan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Subhan menyampaikan hingga 8 Januari 2026, tim BPHL bersama Dinas LHK Aceh telah mengukur 769 batang kayu hanyutan dengan total volume 1.260,49 meter kubik yang layak dimanfaatkan.

“Kayu hanyutan ini kami arahkan langsung untuk mendukung pembangunan hunian sementara dan kebutuhan pemulihan masyarakat,” ujar Subhan.

Pemanfaatan kayu di Aceh Utara telah digunakan Rumah Zakat untuk pembangunan 9 unit huntara, dengan rincian 8 unit masih dalam proses pembangunan dan 1 unit telah selesai. Selain itu, 54 personel Kemenhut dan Saka Wanabakti juga melakukan pembersihan fasilitas pendidikan, termasuk SDN 14 Langkahan sebanyak 5 ruangan.

Baca juga: Kondisi Darurat Bencana Belum Usai, Gubernur Aceh Perpanjang Ketiga Kali

Sementara di Sumatra Utara, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara, Novita Kusuma Wardani menjelaskan penanganan kayu hanyutan di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Pemilahan kayu hanyutan hampir rampung dan diarahkan sepenuhnya untuk bahan pembangunan hunian sementara,” kata Novita.

Pada 8 Januari 2026, pemilahan kayu di wilayah Garoga telah mencapai 100 persen di Garoga I, Garoga II, dan Garoga III, serta 80 persen pada jalur Desa Garoga-Huta Godang-Aek Ngadol. Hasil pengolahan kayu hari itu mencapai 228 keping dengan volume 3,1560 meter kubik, sehingga total akumulasi menjadi 793 keping dengan volume 12,0035 meter kubik yang diperuntukkan bagi pembangunan huntara di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Selain pemanfaatan kayu, kegiatan juga mencakup penataan lingkungan dan land clearing untuk rencana huntara dan hunian tetap di areal PTPN IV Desa Aek Pining seluas rencana 15 hektare, dengan realisasi pembukaan lahan hingga saat ini sekitar 1,028 hektare.

Baca juga: Bukan Solusi Krisis Sampah, Walhi Desak Percepatan PSEL Dihentikan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: DPRhunian sementaraKayu GelondonganKementerian Kehutanan

Editor

Next Post
Ilustrasi anak terinfeksi virus influenza. Foto Sunriseforever/pixabay.com.

Kasus Superflu di Indonesia, Legislator Minta Perkuat Anggaran dan Protokol Kesehatan

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media