Kamis, 17 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tiga Gempa Hingga Skala 6,2 Magnitudo Guncang Laut Indonesia

Kamis, 25 Mei 2023
A A
Gempa dengan magnitudo 6,2 terjadi di Laut Saumlaki, Maluku pada Rabu malam, 24 Mei 2023 pukul 22.49 WIB. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa dengan magnitudo 6,2 terjadi di Laut Saumlaki, Maluku pada Rabu malam, 24 Mei 2023 pukul 22.49 WIB. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun dan mendatar (oblique normal fault),” katanya.

Baca Juga: Tanam Mangrove Berhasil Apabila Kelangsungan Hidup Capai 75 Persen

Guncangan gempa di Laut Saumlaki ini dirasakan di Kota Saumlaki dengan skala intensitas IV MMI yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Di Kota Tual, Molu Maru guncangan gempa dirasakan pada skala intensitas III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sedangkan di Kota Sorong, Dobo getaran gempa dirasakan skala intensitas II MMI yakni, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 23.30 WIB, tidak ada aktivitas gempa susulan.

Baca Juga: Ada Risiko TPPU dalam Tindak Pidana Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gempa dengan kekuatan 5,0 magnitudo juga terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali pada Kamis dini hari, pukul 02.57 WIB. Daryono mengatakan, gempa ini memiliki parameter update magnitudo 4,8 yang berpusat pada koordinat 9,58 derajat Lintang Selatan, 114,88 derajat Bujur Timur, yang berjarak 93 kilometer Selatan Kota Denpasar, Bali pada kedalaman 65 kilometer.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” sebut Daryono.

Dampak gempa di Selatan Bali ini dirasakan di Kuta, Lombok Barat, Mataram dengan skala intensitas III MMI, sedangkan di Kota Denpasar gempa dirasakan skala intensitas II MMI.[WLC01]

Sumber: Inatews BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: gempa Baligempa dangkalgempa di Laut Bandagempa di laut Indonesiagempa Kepulauan Sangihegempa menengahSamudera Hindia

Editor

Next Post
Kalbar siaga darurat karhutla. Foto tangkap layar Sipongi, pada Kamis malam, 25 Mei 2023, sebaran titik panas di wilayah Kalimantan Barat.

Kalbar Siaga Darurat Karhutla, Ketapang Terbanyak Titik Panas

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media