Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tim Konservasi Stabat Ajari Cara Mengusir Harimau dengan Petasan

Ada cara untuk mengusir satwa liar yang datang ke lingkungan kita, yaitu menggunakan petasan atau jeduman. Cara ini lebih aman dan praktis tanpa melukai satwa liar yang dilindungi itu.

Jumat, 5 Agustus 2022
A A
Pengusiran satwa liar dengan obor. Foto menlhk.go.id.

Pengusiran satwa liar dengan obor. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kesempatan tersebut, tim juga memberikan edukasi mengenai cara mengusir harimau tanpa melukai, yaitu dengan membunyikan petasan atau pun jeduman. Tim pun mengajari teknik pembuatan jeduman dengan menggunakan pipa paralon dan spritus.

Baca Juga: Rumah Gajah Liar Rusak, Konflik dengan Warga di Riau Masih Berlangsung

Cara tersebut dinilai cukup efektif untuk menghadapi konflik dengan binatang liar seperti yang dihadapi pihak perkebunan. Selain harimau, binatang yang merambah di sana adalah gajah dan orangutan. Sementara selama ini, pihak perkebunan melakukan pengusiran dengan menggunakan obor.

Intensitas kemunculan harimau sumatera di sana belakangan cukup tinggi sehingga meresahkan warga. Tim konservasi mengingatkan warga untuk tetap waspada. Dan warga pun berharap penanganan konflik harimau dengan warga itu dapat diselesaikan. Salah satunya dengan merelokasi satwa liar tersebut ke habitatnya. [WLC02]

Sumber: menlhk.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Sumutharimau sumaterajedumankonflik harimau dengan wargapetasanSatwa liar

Editor

Next Post
Fenomena likuifaksi tanah di Seram Bagian Barat, Maluku. Sumber foto BNPB.

Likuifaksi Tanah di Seram Bagian Barat Maluku Warga Masih Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media