Sabtu, 14 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Usai Longsor dan Banjir Bandang di Deli Serdang, Tiga Orang dalam Pencarian

Jumat, 29 November 2024
A A
Kondisi jalan lintas Medan-Berastagi usai longsor di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, 27 November 2024. Foto Dok.BPBD Deli Serdang.

Kondisi jalan lintas Medan-Berastagi usai longsor di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, 27 November 2024. Foto Dok.BPBD Deli Serdang.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hingga Jumat, 29 November 2024, masih ada tiga orang dalam pencarian pascabanjir bandang dan longsor di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Jumlah tersebut terdiri dari 2 orang korban banjir bandang di Desa Martelu dan 1 orang korban longsor di Desa Sembahe.

Banjir bandang yang melanda Desa Martelu terjadi pada Sabtu, 23 November 2024 lalu. Korban jiwa terdampak kejadian ini meliputi 9 orang mengalami luka, 4 orang tewas, dan 2 orang dilaporkan hilang.

Daftar korban tewas adalah Kartini br Sitepu (65 tahun), Elsie Nadinda Rahel Simanjuntak (3 tahun), Serta br Ginting (81 tahun), dan Perdamenta (35 tahun). Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian untuk korban hilang atas nama Budi Utama Simanjuntak dan Gerge Barus.

Baca Juga: KKP akan Luncurkan Peta Nasional Padang Lamun Akhir 2024

Belum genap sepekan berselang, tepatnya Rabu, 27 November 2024 pukul 02.00 WIB, tanah longsor melanda wilayah Desa Sembahe. Kejadian yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi sepanjang hari ini mengakibatkan 6 orang tewas dan 1 orang hilang.

Korban tewas yang sudah terindetifikasi sebanyak 5 orang, sedangkan 1 jenazah masih dalam proses identifikasi. Enam jenazah tersebut adalah Marti Sinulingga (57 tahun), Jessica Adriani Hutapea (20 tahun), Ryan Hardiansyah, Marta Damayanti Sagala (23 tahun), Angga Figantara Sinaga (21 tahun), dan Mrs. X.

Tim SAR gabungan turut menurunkan anjing pelacak K9 untuk membantu proses pencarian para korban yang dilaporkan hilang tersebut.

Baca Juga: Mengamati Terumbu Karang dan Perilaku Jalak Bali di TN Bali Barat

Laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga siaran pers ini dirilis, bahwa jalan lintas Medan-Berastagi belum dapat dilalui kendaraan, baik motor maupun mobil akibat tertimbun material longsor.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir BandangBanjir dan LongsorBNPBCuaca EkstremKabupaten Deli Serdang

Editor

Next Post
Penanganan medis dalam kegiatan pendakian dan wisata petualangan melalui "Indonesia Wilderness Medicine Society" pada kegiatan IMMS 2024, Jakarta, 23 November 2024. Foto Dok. Kemenparekraf.

Pengelola dan Pegiat Wisata Pendakian Mesti Punya Keterampilan Medis

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media