Rabu, 6 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Zullies Ikawati: Penghentian Obat Cair Harus Perhatikan Risiko dan Manfaat

Penghentian sementara obat berbentuk cair terkait dugaan mengandung zat pelarut penyebab gagal ginjal akut pada anak dinilai dilematis. Bagaimana masyarakat harus mensikapi?

Sabtu, 22 Oktober 2022
A A
Guru Besar Farmasi UGM Prof. Zullies Ikawati. Foto ugm.ac.id.

Guru Besar Farmasi UGM Prof. Zullies Ikawati. Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Tetap tenang dan tidak panik,” kata Zullies.

Baca Juga: Banjir Trenggalek, Satu Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Terendam

Masyarakat disarankan mengikuti saran lembaga resmi pemerintah, seperti Kemenkes, BPOM, asosiasi dokter dan lainnya untuk menghindari konsumsi obat bentuk sirup hingga diperoleh hasil yang lebih pasti.

Apabila anak-anak mengalami sakit demam, batuk, maupun pilek, sebaiknya mengonsumsi obat parasetamol dalam bentuk puyer, kapsul, tablet, suppositoria (melalui dubur) atau bentuk lainnya. Untuk mengurangi rasa pahit bisa ditambah pemanis yang aman bagi anak. Juga selalu mengonsultasikan efek penggunaan obat sirup dengan dokter maupun apoteker.

“Meskipun imbauan tidak menggunakan obat berbentuk sirup itu keputusan dilematis,” kata Zullies.

Baca Juga: Lepas dari Jerat, Siti Reuko Kembali Mengaum di Hutan Sangir Aceh

Mengingat obat berbentuk sirup banyak digunakan anak-anak yang belum bisa menelan obat bentuk tablet atau kapsul. Penghentian penggunaan obat sirup akan berdampak bagi anak-anak penderita penyakit kronis yang harus minum obat rutin berbentuk sirup. Apalagi penggunaannya selama ini tidak menimbulkan efek samping membahayakan. Misalnya, anak dengan epilepsi yang harus minum obat rutin. Ketika obatnya dihentikan atau diubah bentuknya bisa menjadikan kejangnya tidak terkontrol.

Menurut Zullies, saat ini risiko terjadinya gagal ginjal akut dianggap lebih besar dengan penggunaan obat sirup sehingga disarankan penghentiannya. Namun semestinya diatur secara bijaksana.

“Dengan mempertimbangkan risiko dan manfaat. Bukan digebyah uyah (disamaratakan) ya,” tukas Zullies. [WLC02]

Sumber: Universitas Gadjah Mada

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BPOMDietilen glikolEtilen glikolgagal ginjal akutgagal ginjal akut pada anakgliserinKemenkesobat cairobat siruppropilen glikolUGMZullies Ikawati

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Kamis, 30 Juni 2022. Foto magma.esdm.go.id

Skema Mitigasi Bencana Gunung Api Perlu Kolaborasi dan Alat Canggih

Discussion about this post

TERKINI

  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media