Senin, 18 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

1.200 Penduduk Terdampak Banjir di Karawang

Sabtu, 23 April 2022
A A
Kondisi banjir di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Kawarang, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 22 April 2022. Foto Dok BNPB

Kondisi banjir di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Kawarang, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 22 April 2022. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

“Tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini. Sebanyak 600 KK atau 1.200 jiwa di Desa Dawuan Tengah terdampak banjir tersebut. Di samping itu, sebanyak 450 unit rumah dilaporkan terendam genangan banjir,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Baca Juga: Manusia Tinggal Punya Waktu 7 Tahun Lagi untuk Menjaga Bumi

Dalam upaya penanganan darurat, BPBD bersama TNI, Polri, relawan dan aparat desa membantu pelayanan warga terdampak. Personel gabungan juga bersiaga untuk melakukan percepatan penanganan darurat bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Baca Juga: Gempa Tektonik Magnitudo 4,9 di Aceh Singkil Dirasakan hingga Tapteng

“Pemerintah daerah serta masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi banjir ke depan. Hal tersebut berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebutkan wilayah Karawang masih berpeluang hujan ringan hingga lebat dalam dua hari kedepan,” kata Muhari.

Baca Juga: Hari Bumi, Google Doodle Sajikan Potret Kerusakan Bumi

BNPB menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Salah satunya dengan melakukan gotong royong antar warga untuk memperbaiki sistem drainase bisa dilakukan guna memastikan debit air dapat tertampung, khususnya jika terjadi hujan intesitas tinggi dengan durasi panjang atau lebih dari satu jam. Waspadai hujan dengan intensitas tinggi hingga panjang yg berpotensi membawa banjir susulan. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirbanjir Karawanghujan lebatKabupaten KarawangProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori bersama Kepala BMKG ) Dwikorita Karnawati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati melihat fasilitas sistem peringatan dini di Serangan, Denpasar, Bali, pada Sabtu, 23 April 2022. Foto BNPB.

Indonesia Terus Kembangkan Teknologi Alat Peringatan Dini Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media