Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arzyana Sunkar, Peran Perempuan dalam Gerakan Konservasi Berkelanjutan Tak Diakui

Pengetahuan perempuan tentang tanaman lokal dimanfaatkan untuk konservasi tumbuhan melalui aktivitas memasak dan budaya lisan.

Jumat, 23 Januari 2026
A A
Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Arzyana Sunkar. Foto IPB TV/youtube.

Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Arzyana Sunkar. Foto IPB TV/youtube.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Perempuan memiliki peran penting dan strategis dalam upaya konservasi alam yang berkelanjutan. Tidak hanya sebagai penjaga kearifan lokal, keterlibatan perempuan terbukti berkontribusi langsung dalam menjaga keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, hingga keberhasilan berbagai program konservasi di tingkat tapak.

“Tapi peran perempuan dalam konservasi sering kali tidak diakui atau dianggap. Padahal dari sejarahnya, gerakan konservasi juga banyak dibantu perempuan,” ujar Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Arzyana Sunkar dalam IPB Podcast bertajuk “Perspektif Perempuan dalam Mewujudkan Konservasi yang Berkelanjutan” yang ditayangkan di YouTube IPB TV.

Dalam isu keanekaragaman hayati dan pangan, perempuan memiliki pengetahuan yang sangat dekat dengan alam. Pangan tidak dapat dilepaskan dari peran perempuan. Sebab, merekalah yang sehari-hari bertanggung jawab memastikan ketersediaan dan kualitas makanan bagi keluarga.

“Ketika kita bicara keanekaragaman hayati dan pangan, kita bicara perempuan. Karena perempuan punya tanggung jawab untuk memastikan makanan yang sehat dan cukup bagi keluarganya,” jelas dia.

Baca juga: Gugatan KLH Berpotensi Gagal, Walhi Desak Indonesia Punya Pengadilan Lingkungan

Arzyana membagikan pengalaman risetnya di berbagai daerah. Di Gayo, Aceh, pengetahuan perempuan tentang tanaman lokal dimanfaatkan untuk konservasi tumbuhan melalui aktivitas memasak dan budaya lisan. Sementara di Klaten, Jawa Tengah dan Bali Barat, perempuan yang terlibat dalam penangkaran burung justru menunjukkan tingkat keberhasilan perkembangbiakan yang lebih tinggi.

“Ketika perempuan yang merawat, tingkat hidup anakan burung lebih tinggi. Ada kasih sayang, perhatian, dan waktu lebih banyak,” papar dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Arzyana SunkarDepartemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB UniversityKonservasi BerkelanjutanPeran Perempuan

Editor

Next Post
Konpers pencabutan izin lingkungan 28 perusahaan perusak lingkungan, 21 Januari 2026. Foto KLH/BPLH.

Jangan Hanya Cabut Izin, Walhi Desak 28 Perusahaan Pulihkan Lingkungan Sumatra

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media