Jumat, 12 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Arzyana Sunkar, Peran Perempuan dalam Gerakan Konservasi Berkelanjutan Tak Diakui

Pengetahuan perempuan tentang tanaman lokal dimanfaatkan untuk konservasi tumbuhan melalui aktivitas memasak dan budaya lisan.

Jumat, 23 Januari 2026
A A
Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Arzyana Sunkar. Foto IPB TV/youtube.

Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Arzyana Sunkar. Foto IPB TV/youtube.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Perempuan memiliki peran penting dan strategis dalam upaya konservasi alam yang berkelanjutan. Tidak hanya sebagai penjaga kearifan lokal, keterlibatan perempuan terbukti berkontribusi langsung dalam menjaga keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, hingga keberhasilan berbagai program konservasi di tingkat tapak.

“Tapi peran perempuan dalam konservasi sering kali tidak diakui atau dianggap. Padahal dari sejarahnya, gerakan konservasi juga banyak dibantu perempuan,” ujar Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Arzyana Sunkar dalam IPB Podcast bertajuk “Perspektif Perempuan dalam Mewujudkan Konservasi yang Berkelanjutan” yang ditayangkan di YouTube IPB TV.

Dalam isu keanekaragaman hayati dan pangan, perempuan memiliki pengetahuan yang sangat dekat dengan alam. Pangan tidak dapat dilepaskan dari peran perempuan. Sebab, merekalah yang sehari-hari bertanggung jawab memastikan ketersediaan dan kualitas makanan bagi keluarga.

“Ketika kita bicara keanekaragaman hayati dan pangan, kita bicara perempuan. Karena perempuan punya tanggung jawab untuk memastikan makanan yang sehat dan cukup bagi keluarganya,” jelas dia.

Baca juga: Gugatan KLH Berpotensi Gagal, Walhi Desak Indonesia Punya Pengadilan Lingkungan

Arzyana membagikan pengalaman risetnya di berbagai daerah. Di Gayo, Aceh, pengetahuan perempuan tentang tanaman lokal dimanfaatkan untuk konservasi tumbuhan melalui aktivitas memasak dan budaya lisan. Sementara di Klaten, Jawa Tengah dan Bali Barat, perempuan yang terlibat dalam penangkaran burung justru menunjukkan tingkat keberhasilan perkembangbiakan yang lebih tinggi.

“Ketika perempuan yang merawat, tingkat hidup anakan burung lebih tinggi. Ada kasih sayang, perhatian, dan waktu lebih banyak,” papar dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Arzyana SunkarDepartemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB UniversityKonservasi BerkelanjutanPeran Perempuan

Editor

Next Post
Konpers pencabutan izin lingkungan 28 perusahaan perusak lingkungan, 21 Januari 2026. Foto KLH/BPLH.

Jangan Hanya Cabut Izin, Walhi Desak 28 Perusahaan Pulihkan Lingkungan Sumatra

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Bayi gajah lahir di Tesso Nilo, Riau, Juni 2026. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.Dua Bayi Gajah Sumatera Lahir di Riau dan Lampung, Panjang Umurlah Kalian!
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Konpers Walhi se-Kalimantan mengkritisi deforestasi Pulau Kalimantan di Samarinda, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Walhi Kalimantan Serukan Pulihkan Alam Pulau Kalimantan
    In Lingkungan
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Peta potensi tsunami dari dampak skenario gempa megathrust pantai selatan Jawa. Foto @widjokongko/twitterUngkap Jejak Tsunami Purba di Selatan Jawa Lewat Sedimen dan Legenda
    In IPTEK
    Rabu, 10 Juni 2026
  • Sidang pembuktian jalan 135 km di PTUN Jayapura, 9 Juni 2026. Lovenila/Greenpeace.Sidang Pembuktian Gugatan Jalan 135 Kilometer di Merauke, Hakim Minta Pembangunan Dihentikan
    In News
    Rabu, 10 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media