Selasa, 11 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Atas Nama Rakyat Jateng, Gubernur Diberi Gelar Perusak Lingkungan

Penghargaan Nirwasita Tantra 2021 terkait pelestarian lingkungan hidup bagi Gubernur Jawa Tengah dinilai masyarakat di sana tak tepat. Lantaran justru banyak kasus perusakan lingkungan yang terjadi.

Sabtu, 23 Juli 2022
A A
Gubernur Jawa Terima terima penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian LHK. Foto ppid.menlhk.go.id.

Gubernur Jawa Terima terima penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian LHK. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Gubernur tidak hadir dalam menjamin pemenuhan perlindungan lingkungan hidup, tapi sebagai aktor perusak lingkungan,” tegas mereka dalam suratnya.

KLHK: Jaga Amanah Melestarikan Lingkungan

Sementara Alue Dohong menyatakan penyerahan penghargaan-penghargaan itu merupakan wujud apresiasi pemerintah kepada para pemimpin daerah dan pejuang lingkungan. Lantaran mereka dinilai menjadi ujung tombak atau garda terdepan dalam upaya pemulihan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

Baca Juga: Dua Gempa Dangkal di Darat Guncang Luwu Sulawesi Selatan

Meski demikian, Alue mengingatkan agar para penerima penghargaan menjaga amanah untuk terus menjaga kelestarian dan keberlanjutan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Demi generasi mendatang. Jadi mereka (penerima penghargaan) dapat menjadi contoh, inspirasi, dan pemicu yang mendorong inisiatif dan partisipasi individu atau kelompok masyarakat lainnya secara lebih luas,” kata Alue.

Apalagi pemerintah punya targetan terwujudnya keseimbangan emisi antara sektor kehutanan dan penggunaan lahan dengan pelepasan dan penyerapannya pada 2030. Pemerintah terus mengupayakan berbagai inisiatif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Salah satunya dengan inisiatif menjadikan sektor FOLU (Forest and other Land Uses) sebagai Net Sink di tahun 2030 melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Baca Juga: Amanat Kepala BNPB, Warga Terdampak Bencana di Garut Jangan Kian Sengsara

Dengan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, pemerintah berharap timbul manfaat ganda berupa pengurangan terukur laju emisi, perbaikan dan peningkatan tutupan kanopi hutan dan lahan, perbaikan berbagai fungsi hutan seperti tata air, iklim mikro, ekosistem, konservasi biodiversity, sekaligus sumbangan bagi kesejahteraan, kesetaraan dan kesehatan masyarakat, serta tegaknya hukum.

“Prinsipnya adalah mengembalikan keberadaan hutan alam nasional dan fungsinya sebagai penyangga kehidupan secara utuh,” imbuh Alue. [WLC02]

Sumber: siaran pers Rakyat Jawa Tengah, ppid.menlhk.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gubernur Jawa TengahKLHKPengargaan Nirwasita TantraPenghargaan KalpataruPenghargaan perusak lingkunganSurat Ketetapan Rakyat Jawa Tengah

Editor

Next Post
Ilustrasi upaya mencegah perundungan dengan memberi kasih sayang. Foto GoranH/pixabay.com

Stop Perundungan Anak, Orang Tua dan Guru Harus Lakukan Pencegahan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media