Senin, 24 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BBKSDA Sumut Kembali Mitigasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Tak lama setelah sukses menangani konflik harimau sumatera dengan warga di Desa Bukit Mas, Kabupaten Langkat, menggunakan kandang jebak. BBKSDA Sumut kembali menerima laporan dan memitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Dusun Aras Napal Kiri.

Kamis, 22 September 2022
A A
Mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, BBKSDA Sumut pasang kamera trap di jalur jejak harimau sumatera. Foto ksdae.menlhk.go.id.

Mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, BBKSDA Sumut pasang kamera trap di jalur jejak harimau sumatera. Foto ksdae.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Lokasi pertemuan tim mitigasi dengan harimau sumatera berjarak sekitar 9,2 kilometer dari lokasi penyelamatan harimau ‘Bestie’ sumatera yang masuk dalam kandang jebak.

Baca Juga: Trusted Media Summit 2022: Disinformasi Politik hingga Masa Depan Jurnalisme

Dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga di Dusun Aras Napal terbaru ini, tim mitigasi selama empat hari melakukan penghalauan di jalur jejak harimau.

“Melakukan penghalauan secara kontinyu selama empat hari di jalur jejak harimau dengan jenduman dan petasan,” ungkap Herbert.

Tim mitigasi konflik harimau dengan manusia, memberikan alat mitigasi berupa petasan dan senter kepada masyarakat. Serta melakukan pembersihan jalur jalan Dusun Aras Napal Kiri, bertujuan meminimalisir kemunculan harimau dan mengurangi rasa takut warga saat melintas.

Herbert menambahkan, berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Besitang untuk ikut menenangkan masyarakat dan mencegah provokasi.

Baca Juga: Tim Konservasi Stabat Ajari Cara Mengusir Harimau dengan Petasan

Merespons surat permohonan warga untuk pemasangan kandang jebak harimau, Herbert menyatakan, akan diputuskan setelah evaluasi pasca penghalauan harimau sumatera selama empat hari berturut-turut.

Tim gabung penanganan mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, telah memasang kamera trap di sekitar areal hutan restorasi yang dikelola PROP OIC dan di kawasan lahan PT. BMSS. [WLC01]

Sumber: KSDAE Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA SumutBestie harimau sumateraharimau sumateraKabupaten Langkatkonflik harimau sumatera dengan warga LangkatTaman Nasional Gunung Leuser

Editor

Next Post
Warga terdampak banjir dan longsor Garut, di Kampung Dayeuh Handap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Selasa 19 Juli 2022. Foto BNPB

Ini Peran Penting Jitupasna dan R3P dalam Penanganan Dampak Bencana

Discussion about this post

TERKINI

  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan KNLH 2026, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jumat, 21 Agustus 2026. (Tim Media PRLH 2026)Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis: Hentikan Sumber-sumber Kerusakan!
    In News
    Jumat, 21 Agustus 2026
  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media