Rabu, 14 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BBKSDA Sumut Kembali Mitigasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Tak lama setelah sukses menangani konflik harimau sumatera dengan warga di Desa Bukit Mas, Kabupaten Langkat, menggunakan kandang jebak. BBKSDA Sumut kembali menerima laporan dan memitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Dusun Aras Napal Kiri.

Kamis, 22 September 2022
A A
Mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, BBKSDA Sumut pasang kamera trap di jalur jejak harimau sumatera. Foto ksdae.menlhk.go.id.

Mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, BBKSDA Sumut pasang kamera trap di jalur jejak harimau sumatera. Foto ksdae.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Lokasi pertemuan tim mitigasi dengan harimau sumatera berjarak sekitar 9,2 kilometer dari lokasi penyelamatan harimau ‘Bestie’ sumatera yang masuk dalam kandang jebak.

Baca Juga: Trusted Media Summit 2022: Disinformasi Politik hingga Masa Depan Jurnalisme

Dalam penanganan konflik harimau sumatera dengan warga di Dusun Aras Napal terbaru ini, tim mitigasi selama empat hari melakukan penghalauan di jalur jejak harimau.

“Melakukan penghalauan secara kontinyu selama empat hari di jalur jejak harimau dengan jenduman dan petasan,” ungkap Herbert.

Tim mitigasi konflik harimau dengan manusia, memberikan alat mitigasi berupa petasan dan senter kepada masyarakat. Serta melakukan pembersihan jalur jalan Dusun Aras Napal Kiri, bertujuan meminimalisir kemunculan harimau dan mengurangi rasa takut warga saat melintas.

Herbert menambahkan, berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Besitang untuk ikut menenangkan masyarakat dan mencegah provokasi.

Baca Juga: Tim Konservasi Stabat Ajari Cara Mengusir Harimau dengan Petasan

Merespons surat permohonan warga untuk pemasangan kandang jebak harimau, Herbert menyatakan, akan diputuskan setelah evaluasi pasca penghalauan harimau sumatera selama empat hari berturut-turut.

Tim gabung penanganan mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, telah memasang kamera trap di sekitar areal hutan restorasi yang dikelola PROP OIC dan di kawasan lahan PT. BMSS. [WLC01]

Sumber: KSDAE Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA SumutBestie harimau sumateraharimau sumateraKabupaten Langkatkonflik harimau sumatera dengan warga LangkatTaman Nasional Gunung Leuser

Editor

Next Post
Warga terdampak banjir dan longsor Garut, di Kampung Dayeuh Handap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Selasa 19 Juli 2022. Foto BNPB

Ini Peran Penting Jitupasna dan R3P dalam Penanganan Dampak Bencana

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media