Selasa, 15 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bencana Geologi, Gerakan Tanah di Bogor Menelan Banyak Korban

Minggu, 18 September 2022
A A
Dampak gerakan tanah di Bogor, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang pada Rabu, 14 September 2022. Foto Dok BNPB.

Dampak gerakan tanah di Bogor, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang pada Rabu, 14 September 2022. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tanah yang labil memicu kejadian gerakan tanah, Rabu kemarin pada pukul 11.00 WIB.

“Pusdalops BNPB mencatat peristiwa yang terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang tersebut menyebabkan tujuh unit rumah warga rusak berat. Selain itu, sebanyak 38 unit rumah terdampak dan 88 unit rumah terancam kejadian ini,” kata Muhari Sabtu malam, 17 September 2022.

Baca Juga: Mitigasi Bencana di Jawa Barat, BNPB-UGM Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Longsor

Kondisi terkini, gerakan tanah masih terjadi dan pihak PLN telah memutus aliran listrik. “BPBD dan tim gabungan setempat melakukan pembangunan akses jalan darurat dikarenakan akses jalan desa terisolir,” ungkap Muhari.

Penanganan dampak gerakan tanah di Bogor, dilakukan BPBD Kabupaten Bogor dan mendirikan tenda untuk warga yang mengungsi.

“BPBD Kabupaten Bogor melakukan pendataan serta membangun tenda pengungsian bagi para warga terdampak,” kata Muhari.

BMKG mengeluarkan informasi peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang pada waktu siang hingga malam hari di wilayah Kabupaten Bogor periode tanggal 17 hingga 19 September 2022.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Pasca Letusan Gunung Ili Lewotolok Setinggi 2 Km

Selain itu, ungkap Muhari, berdasarkan analisis PVMBG-Badan Geologi Kecamatan Babakan Madang termasuk wilayah dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi.

“Menyikapi bahaya gerakan tanah di wilayah Babakan Madang, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana susulan. Masyarakat bisa melakukan evakuasi di tempat yang lebih aman hingga situasi kondusif sesuai dengan arahan pemerintah daerah setempat,” imbuh Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bencana geologigerakan tanah di BogorKabupaten BogorKejadian gerakan tanah di Desa Bojong Koneng Kabupaten Bogor Jawa Barat pada 14 September 2022 menambah catatan panjang peristiwa gerakan tanah di Bogor sejak 2011mitigasi bencanaPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Ilustrasi bumi. Foto geralt/pixabay.com.

Masyarakat Sipil Dorong OJK Serius Implementasikan Taksonomi Hijau Demi Energi Terbarukan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media