Selasa, 18 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Berendam dalam Air Panas 60 derajat Celcius di TWA Lejja

Pada hari-hari tertentu, wisatawan dapat mendokumentasikan acara ritual atau upacara adat yang dilaksanakan di lingkungan pemandian air panas.

Minggu, 29 Desember 2024
A A
Suasana pemandian air panas di TWA Lejja di Soppeng,Sulsel. Foto Dok. BBKSDA Sulsel.

Suasana pemandian air panas di TWA Lejja di Soppeng,Sulsel. Foto Dok. BBKSDA Sulsel.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Riset BRIN, Potensi Tsunami di Jakarta 2,5 Jam Usai Megathrust Selatan Jawa

Tugas tim TWA Lejja di lapangan meliputi:

Pertama, Pengawasan dan Pengamanan, yakni memantau area wisata untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi gangguan.

Kedua, Sosialisasi Protokol Keamanan, yakni memberikan informasi terkait potensi cuaca ekstrem dan langkah-langkah mitigasi bencana alam.

Baca juga: Nyoman Kertia, Tanaman Herbal Potensial Gantikan Obat-obatan Kimia

Ketiga, Pembersihan Kawasan, yakni melakukan kegiatan kebersihan secara rutin untuk menjaga keindahan dan kenyamanan lokasi.

Keempat, Pelayanan Informasi, meliputi membantu wisatawan dengan memberikan informasi terkait fasilitas, aturan kawasan, dan rute perjalanan.

Sementara para pengunjung TWA Leija diimbau untuk:

Baca juga: ISO 22328-3, Standar Sistem Peringatan Dini Tsunami Berbasis Masyarakat

Pertama, Berwisata Ramah Lingkungan, baik menjaga kebersihan lingkungan kawasan wisata, tertib membuang sampah di tempat yang telah disediakan, serta tidak merusak fasilitas yang ada. Fasilitas yang tersedia antara lain pusat informasi, area kuliner, tempat, juga penginapan.

Kedua, Menjaga Ketertiban dan Keamanan, yakni mematuhi peraturan dan himbauan dalam berwisata alam di kawasan konservasi, saling menghormati sesama pengunjung, mengikuti arahan petugas Balai Besar KSDA Sulsel dalam mengatur kunjungan wisata, serta menjaga kondisi aman dan damai, serta tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Ketiga, Waspada terhadap Cuaca Ekstrem, yaitu memperhatikan informasi cuaca terkini, menghindari aktivitas di area berisiko saat cuaca buruk, dan melengkapi perlindungan diri terhadap cuaca ekstrem.

Baca juga: Jelang Natal 2024, Banjir dan Longsor di Mandailing Natal, Situbondo dan Tarakan

Keempat, Siaga terhadap Potensi Bencana Alam, yakni mengikuti arahan petugas jika terjadi situasi darurat.

BBKSDA Sulawesi Selatan mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke TWA Lejja. Semua pihak diharapkan berkontribusi dalam menjaga kelestarian kawasan ini agar tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. [WLC02]

Sumber: BBKSDA Sulawesi Selatan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Sulawesi Selatanpemandian air panasTWA Lejja

Editor

Next Post
Masyarakat Pulau Rempang tetap menolak penggusuran dan proyek pabrik kaca. Foto Instagram Walhi Riau dan LBH Pekanbaru.

Hanya Dua dari Puluhan Pelaku Penyerangan Masyarakat Rempang Jadi Tersangka

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media