Sabtu, 16 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Berjemur Membuat Mood Lebih Baik, Mengapa?

Ternyata sinar matahari tak hanya membuat tubuh mencukupi asupan Vitamin D. Namun juga membuat suasana hati lebih baik. Mengapa?

Sabtu, 5 Maret 2022
A A
Ilustrasi berjemur. Foto avi_acl/pixabay.com.

Ilustrasi berjemur. Foto avi_acl/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Di negara subtropis akan melewati masa-masa perubahan musim yang begitu nyata. Perbedaan suhu saat musim panas dan musim dingin terjadi begitu signifikan. Hal tersebut sangat memengaruhi tubuh untuk berespons, salah satunya perasaan. Sementara itu, perbedaan suhu yang ekstrim tidak terjadi di negara-negara tropis.

Baca Juga: Dua Bakteri Ini Jadi Solusi Pencemaran Minyak Bumi di Laut

Untuk memenuhi kebutuhan sinar matahari bagi tubuh, biasanya di negara empat musim akan dilakukan terapi cahaya. Terapi dilakukan dengan menggunakan lampu led dengan kapasitas tertentu serta dipaparkan dalam dosis tertentu.

Namun masyarakat di wilayah tropis, termasuk Indonesia pun tak sedikit yang kurang mendapatkan asupan sinar matahari. Terlebih pada pekerja kantoran dan anak-anak yang menjalani sekolah full day. Keduanya menjadi kelompok yang berisiko karena lebih sering berada di dalam ruangan sepanjang hari yang minim akses cahaya matahari dan hanya dengan penerangan buatan. Ditambah di tengah kondisi pandemi Covid-19, penerapan bekerja maupun sekolah dari rumah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Jangan Batasi Jumlah Makanan Anak Obesitas, Tapi Ini yang Dilakukan

Untuk mengatasinya, Ronny menyampaikan perlunya pengaturan paparan cahaya matahari. Pertama, berjemur pada pagi hari.

“Hidupkan lagi tradisi dede (berjemur). Tidak hanya untuk mengaktifkan vitamin D, tapi juga menjaga suasana hati itu terbukti secara ilmiah,” kata Ronny.

Kedua, melakukan pengaturan tempat kerja atau sekolah. Upayakan setiap ruangan di kantor, sekolah maupun rumah mendapatkan akses masuknya cahaya matahari. [WLC02]

Sumber: ugm.ac.id, 17 Februari 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: berjemurmelantoninmoodserotoninsinar mataharisuasana hatiwilayah subtropiswilayah tropis

Editor

Next Post
Pusat gempa Magnitudo 5,6 mengguncang Aceh pada Sabtu, 5 Maret 2022, pukul 19.02 WIB. Foto tangkap layar Inatews.bmkg.go.id.

Gempa Aceh 5,6 Magnitudo, Daryono: Ciri Khas Gempa Megathrust

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media