Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG dan Kementerian PU Bahas Antisipasi Gempa Megathrust hingga Cuaca Ekstrem Libur Nataru

Sabtu, 30 November 2024
A A
BMKG dan Kementerian PU membahas mitigasi bencana hidrometeorologi Nataru 2024-2025. Foto Dok. BMKG.

BMKG dan Kementerian PU membahas mitigasi bencana hidrometeorologi Nataru 2024-2025. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti bertemu dengan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati di Kantor Kementerian PU, Jumat, 29 November 2024. Mereka membahas mitigasi gempa megathrust, bencana hidrometeorologi, koordinasi penanganan Gunung Lewotobi Laki-laki dan arus libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Upaya mitigasi gempa megathrust, Dwikorita meminta Kementerian PU bisa melakukan pengawasan bangunan. Khususnya untuk memastikan kuat tidaknya bangunan di Lampung, Sumatera Selatan dan Banten untuk menghadapi gempa berkekuatan 8,7 SR.

“Terlebih zona megathrust ada di daerah seperti Lampung, Sumatera dan Banten,” kata Dwikorita.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Meningkat, Waspada Erupsi Freatik

Sementara Diana mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah bekerja sama dengan Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen). Upaya untuk mengantisipasi kekuatan-kekuatan bangunan, ia mengklaim seluruh bangunan sudah menggunakan SNI 1726.

“Untuk bangunan-bangunan baru, bisa kami dorong menggunakan SNI tersebut, tetapi bangunan lama kami harus lakukan retrofitting,” ucap Diana.

Kemudian untuk penanganan Gunung Lewotobi, Kementerian PU merencanakan membangun cek dam sebagai pengendali aliran lahar. Untuk penanganan sementara, Diana meminta agar masyarakat terdampak tetap berada di area pengungsian agar tetap aman dari erupsi Gunung Lewotobi.

Baca Juga: Pengelola dan Pegiat Wisata Pendakian Mesti Punya Keterampilan Medis

Cuaca ekstrem saat Nataru

Untuk membahas persiapan menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda pada akhir tahun ini, Dwikorita menekankan pentingnya kolaborasi antara BMKG dan Kementerian PU guna menghadapinya. Ia mengidentifikasi tiga isu utama yang menjadi fokus perhatian, yaitu antisipasi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, kewaspadaan terhadap ancaman banjir lahar di sekitar Gunung Lewotobi, serta penguatan upaya mitigasi bencana yang terintegrasi.

“Gerombolan awan sudah terdeteksi akan melewati Indonesia. Dampaknya adalah peningkatan curah hujan, terutama di wilayah Jawa dan Sumatra yang saat ini tengah memasuki puncak musim hujan. Peningkatan ini diprediksi akan semakin intensif pada periode 20 hingga 26 Desember 2024,” papar Dwikorita.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKGCuaca Ekstremgempa MegathrustGunung Lewotobi Laki-lakiKementerian PUlibur Nataru

Editor

Next Post
Anggrek Nervilia punctata di TN Tambora, NTB. Foto Dok. Balai TN Tambora.

Nervilia punctata, Anggrek Penyambut Hujan di Tambora

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media