Jumat, 21 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BNPB Serukan Mitigasi Potensi Bencana Dampak Cuaca Ekstrem

Senin, 10 Oktober 2022
A A
Dampak cuaca ekstrem menyebabkan jalan amblas di Provinsi Bali. Foto Dok BNPB.

Dampak cuaca ekstrem menyebabkan jalan amblas di Provinsi Bali. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com –Kedeputian Bidang Pencegahan BNPB menyerukan kepada pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana dampak cuaca ekstrem. Sejumlah wilayah di Indonesia beberapa hari terakhir dilanda musibah banjir dan longsor dampak cuaca ekstrem. Di Bali, lima orang meninggal dunia dampak cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem terhitung mulai tanggal 9 sampai 15 Oktober 2022. Menurut BMKG, dalam sepekan ke depan wilayah Indonesia akan berpotensi mengalami gejala fenomena alam seperti gelombang tinggi, angin kencang, angin putih beliung, hujan deras dan yang dapat disertai petir.

Fenomena itu dapat berdampak pada kejadian bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang dan sebagainya.

BMKG merinci, setidaknya ada delapan provinsi yang masuk pada kategori siaga potensi cuaca ekstrm yang meliputi Aceh, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Bali, Lima Orang Meninggal Dunia

Merespons peringatan cuaca ekstrem dari BMKG, Kedeputian Bidang Pencegahan BNPB mengeluarkan imbauan, peningkatan koordinasi BMKG di seluruh daerah agar tetap memberikan informasi dini cuaca. Kepada pemangku kebijakan daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewasapadaan. Peningkatan koordinasi antar kementerian/lembaga yang ada di daerah guna memupuk sinergitas bersama dalam penanggulangan bencana.

Imbau lainnya, penataan lingkungan untuk pencegahan jangka panjang. Khusus untuk mencegah pohon tumbang karena angin, maka pemangkasan cabang dan ranting harus dilakukan secara berkala. Sosialisasi dan imbauan baik kepada instansi terkait maupun masyarakat agar dilakukan. Sebab penanggulagan bencana adalah urusan bersama.

“Apabila ada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun di bawah lereng atau tebing agar dievakuasi sementara jika terjadi hujan dalam durasi lebih dari dua jam,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Senin, 10 Oktober 2022.

Menurut Muhari, adapun mengaktifkan tim siaga hingga menyiapkan dan mengelola sumber daya manusia, logistik dan peralatan serta Pusdalops daerah juga menjadi penting agar komponen yang telah terbentuk lebih siap sebelum terjadi bencana.

Baca Juga: Dampak Hujan Lebat, Warga Hilang Terseret Banjir hingga Amblasnya Jalur Kereta Api

“Apabila diperlukan, maka pemerintah di daerah dapat menetapkan status tanggap darurat dan membentuk pos komando. Selain itu perbarui informasi prakiraan cuaca dan penanggulangan bencana melalui instansi terkait seperti BMKG, BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan lintas instansi terkait lainnya,” imbuh Muhari.

Cuaca Ekstrem di Wonosobo

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBCuaca EkstremDampak Cuaca Ekstremhujan lebatKabupaten Wonosobo

Editor

Next Post
Ilustrasi pengecekan kadar gula. Foto stevepb/pixabay.com

Tips Kontrol Asupan Gula, Rajin Cek Label Kemasan Pangan

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media