Rabu, 19 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cuaca Ekstrem di 32 Provinsi hingga 15 Oktober 2022

Minggu, 9 Oktober 2022
A A
Dampak cuaca ekstrem, hujan lebat memicu banjir setinggi 2 meter di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada Rabu 5 Oktober 2022. Foto Dok BNPB.

Dampak cuaca ekstrem, hujan lebat memicu banjir setinggi 2 meter di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada Rabu 5 Oktober 2022. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Gelombang Tinggi

BMKG menyatakan potensi terjadinya gelombang tinggi hingga 4 meter dalam periode tanggal 8 hingga 14 Oktober 2022 di perairan Indonesia. Potensi terjadinya gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue, Kepulauan Mentawai, perairan Pulang Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Bali-Pulaua Sumba, Samudra Hindia selatan Banten hingga Pulau Sumba, dan Laut Natuna.

Baca Juga: Mendaki Gunung yang Netral Karbon, Apakah Itu?

Potensi terjadinya gelombang tinggi menurut BMKG, potensi pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) di wilayah udara Indonesia dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75 persen (OCNL/ Occasional) selama tujuh hari ke depan.

Sehubungan dengan potensi cuaca ekstrem di Indonesia, BMKG mengimbau para pihak terkait melakukan di antaranya pemangkasan dahan dan ranting pohon, mitigasi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi. [WLC01]

Sumber: Twitter Humas BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKGCuaca Ekstremgelombang tinggihujan lebatMitigasi Bencana Hidrometeorologiprakiraan berbasis dampak hujan lebat

Editor

Next Post
Dampak hujan lebat di Ciamis, tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban yang terseret arus banjir di Desa Cihaurbeuti, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat, 7 Oktober 2022. Foto Pusdalops BPBD Kabupaten Ciamis.

Dampak Hujan Lebat, Warga Hilang Terseret Banjir hingga Amblasnya Jalur Kereta Api

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media