Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Gempa Mentawai Siberut, Ketersediaan Logistik Pengungsi Hanya Cukup Dua Hari

Selasa, 30 Agustus 2022
A A
Pengungsian dampak gempa Mentawai-Siberut, ketersediaan logistik pengungsi hanya cukup dua hari. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Pengungsian dampak gempa Mentawai-Siberut, ketersediaan logistik pengungsi hanya cukup dua hari. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak gempa Mentawai-Siberut, Provinsi Sumatera Barat, dilaporkan jumlah pengungsi bertambah, sedangkan ketersediaan logistik terbatas hanya untuk dua hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejak Senin kemarin hingga Selasa pagi, 30 Agustus 2022, telah terjadi 14 kali gempa susulan Mentawai-Siberut.

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono merinci, ke-14  gempa susulan terdiri dari tiga gempa pembuka, satu gempa utama dan sepuluh gempa susulan.

Baca Juga: Ini Dampak Gempa Mentawai Magnitudo 6,1

“Sejak kemarin hingga pagi ini total telah terjadi 14 kali aktivitas gempa di Siberut, Sumbar, dengan rincian: 3 foreshocks (pembuka), mainshock M6,4 (gempa utama) dan 10 aftershocks (susulan),” tulis Daryono di akun media sosialnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, dampak gempa Mentawai-Siberut, jumlah penyintas bertambah menjadi 2.326 jiwa. Para pengungsi tersebar di tujuh dusun yang berada di Desa Simalegi dan Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat, Pulau Siberut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi mengatakan, jumlah pengungsi bertambah karena adanya kekhawatiran masyarakat apabila terjadi gempa susulan yang dapat berpotensi tsunami. Pengungsi didominasi oleh anak-anak, wanita, dan lansia.

Baca Juga: Pantir UI untuk Memprediksi Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBdampak gempa Mentawaidampak gempa Mentawai SiberutDaryonogempagempa Mentawaigempa Mentawai Siberutgempa Pulau SiberutGempa Siberutgempa tektonikKabupaten Kepulauan MentawaiProvinsi Sumatera Baratzona MegathrustZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Mahasiswa Filsafat UGM bersama warga Mentawai. Foto ugm.ac.id.

Belajar Membangun dengan Melindungi Hutan dari Masyarakat Mentawai

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media