Senin, 26 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Erma Yulihastin: Hasil Riset, Seluruh Kabupaten di Jawa Rentan Kekeringan

Pulau Jawa punya risiko tinggi atas bencana kekeringan. Salah satunya karena pengelolaan penyediaan air baku terbatas.

Jumat, 15 September 2023
A A
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin. Foto researchgate.net.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN Erma Yulihastin. Foto researchgate.net.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kekeringan merupakan bencana hidrometeorologi yang umum terjadi di beberapa wilayah terpencil di Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Sebab fasilitas pendukung dalam pengelolaan penyediaan air baku terbatas, serta masih sedikit perhatian yang diberikan pada kesiapsiagaan menghadapi kekeringan, terutama penilaian risiko kekeringan.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengungkapkan hasil penelitian mengenai kerentanan kekeringan di Pulau Jawa, yang telah diterbitkan di Kuwait Journal of Science berjudul “The Spatial Distribution of A Comprehensive Drought Risk index in Java, Indonesia”.

Penelitian tersebut untuk meningkatkan pemahaman tentang kerentanan dan dukungan sistem peringatan dini kekeringan.

Baca Juga: Sewindu PSN, Jokowi: Penyelesaian Proyek Jangan Represif

“Penelitian ini akan membahas berbagai variabel dan langkah-langkah pengelompokkan kerentanan kekeringan,” ujar Erma pada Seminar Nasional Fisika ke-4 di Universitas Jember pada 7 September 2023.

Erma menjelaskan, secara distribusi spasial, terdapat perbedaan antara wilayah di Jawa dalam merespons bencana kekeringan. Bencana kekeringan dihitung berdasarkan data curah hujan dari 1.000 lebih pos hujan yang tersebar di Pulau Jawa selama 30 tahun.

“Dari data tersebut, diperoleh Indeks Bencana Kekeringan (Drought Hazard Index/DHI) yang menunjukkan wilayah dengan risiko tinggi bencana kekeringan terjadi di Jawa Barat bagian selatan,” ungkap Erma.

Baca Juga: Dwikorita Karnawati: Perlu Komitmen Politik Kepala Negara Atasi Krisis Air

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air Baku TerbatasBRINcurah hujanDrought Vulnerability IndexErma YulihastinPeta Indeks Kerentanan KekeringanPulau Jawarentan kekeringan

Editor

Next Post
Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Foto Manggala Agni VI Daop Tanah Laut.

Siap Siaga, September Rawan Karhutla

Discussion about this post

TERKINI

  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media