Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Laut Banda 5,0 Magnitudo Dipicu Deformasi Batuan Dalam Lempeng

Jumat, 21 Maret 2025
A A
Pusat gempa Laut Banda, Maluku magnitudo 5,0 pada Jumat, 21 Maret 2025. Foto Inatews BMKG.

Pusat gempa Laut Banda, Maluku magnitudo 5,0 pada Jumat, 21 Maret 2025. Foto Inatews BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa di Laut Banda, Maluku, berkekuatan 5,0 magnitudi dipicu aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Peristiwa gempa di Laut Banda, Maluku, direkam Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pada Jumat, 21 Maret 2025, sekitar pukul 02.57 WIB.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan 4,8 magnitudo, dengan episenter gempa terletak pada koordinat 6,71 derajat Lintang Selatan, 131,81derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 150 kilometer arah Timur Laut, Tanimbar, Maluku pada kedalaman 127 kilometer.

Baca Juga: Gempa Kembar Darat Guncang Taput, BMKG: 10 Kali Gempa Susulan

Daryono menjelaskan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa.

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap BMKG, gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Molu Maru, Maluku Tenggara Barat dengan skala intensitas III hingga IV MMI, yakni bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: deformasi batuan Lempeng Laut Malukugempa laut Bandagempa Laut Banda MalukuLempeng Laut Banda

Editor

Next Post
Peserta lokakarya nasional sekaligus peluncuran aplikasi GTID dari Kaoem Telapak, Jakarta, 20 Maret 2025. Foto Dok. Kaoem Telapak.

Kaoem Telapak Luncurkan Platform Pemantauan Kehutanan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media