Rabu, 27 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Mentawai Siberut, Kepala BNPB Berbagi Tips Bikin Alarm Gempa

Selasa, 30 Agustus 2022
A A
Warga mengungsi dampak gempa Mentawai Siberut magnitudp 6,4 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Warga mengungsi dampak gempa Mentawai Siberut magnitudp 6,4 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Kepala BNPB memastikan bahwa rentetan gempa yang terjadi tidak memicu tsunami, sebagaimana laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga: Ini Dampak Gempa Mentawai Magnitudo 6,1

“Rangkaian gempa pada hari Senin, 29 Agustus 2022, tidak memicu tsunami, untuk itu masyarakat yang saat ini mengungsi di daerah perbukitan bisa kembali ke rumah masing-masing, bagi yang rumahnya tidak mengalami rusak struktur, rusak berat akibat gempa,” kata  Suharyanto.

Khusus bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, Suharyanto berpesan agar apabila terjadi gempa bumi yang berlangsung lebih dari 30 detik, maka diharapkan untuk segera menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terajadinya tsunami.

“Jika gempa berlangsung secara terus menerus selama lebih dari 30 detik baik itu dengan guncangan keras maupun mengayun, masyarakat yang berada di daerah pantai agar segera lari ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terjadi tsunami,” pungkas Suharyanto.

Baca Juga: Pantir UI untuk Memprediksi Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai

Sementara itu, data sementara kerusakan dampak gempa Mentawai-Siberut yang dirilis BNPB meliputi, satu gedung SMP Negeri 3 Simalegi rusak ringan, satu unit SDN 11 Simalegi rusak berat, satu gedung Puskesmas Betaet rusak ringan, satu gereja rusak ringan, satu gedung aula Kantor Camat Siberut Barat rusak ringan, dan lainnya masih dalam pendataan.

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan, sejak Senin kemarin hingga Selasa pagi, telah 14 kali gempa susulan terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Sejak kemarin hingga pagi ini total telah terjadi 14 kali aktivitas gempa di Siberut, Sumbar, dengan rincian: 3 foreshocks (pembuka), mainshock M6,4 (gempa utama) dan 10 aftershocks (susulan),” sebut Daryono, dikutip dari akun media sosialnya. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dampak gempa Mentawai Siberutgempa Mentawaigempa Mentawai Siberutgempa Pulau SiberutKabupaten Kepulauan MentawaiKepala BNPBLetjen TNI SuharyantoProvinsi Sumatera Barattips bikin alarm gempaZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Uji Klinis Selesai, Vaksin Merah Putih Siap Jadi Booster

Discussion about this post

TERKINI

  • Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Edy Hartulistiyoso. Foto Dok. IPB University. IEdy Hartulistiyoso: Panas Sisa Industri Bisa Diubah Jadi Energi Listrik
    In Sosok
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Ikan nila, salah satu ikan invasif di perairan Indonesia. Foto distankan.bulelengkab.go.id.Sekitar 20 dari 50 Jenis Ikan Asing di Perairan Umum Indonesia Kategori Invasif
    In Lingkungan
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media