Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Taput, Rumah Rusak Seribu Lebih dan Gempa Susulan 110 Kali Terjadi

Selasa, 4 Oktober 2022
A A
Gempa Taput, kebakaran di Pasar Pahae Jae saat gempa magnitudo 6 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, pada 1 Oktober 2022. Foto tangkap layar Youtube BNPB.

Gempa Taput, kebakaran di Pasar Pahae Jae saat gempa magnitudo 6 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, pada 1 Oktober 2022. Foto tangkap layar Youtube BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Data kerusakan dampak gempa Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Provinsi Sumatera Utara, mencapai seribu lebih rumah penduduk. Hingga Senin sore, 3 Oktober 2022, gempa susulan (aftershock) di Kabupaten Taput sudah terjadi 110 kali.

“Kondisi masih tetap jaga-jaga, kita tetap siaga. Tadi jam 16.49 WIB terjadi gempa, gempanya cukup terasa. Mudah-mudahan tidak ada lagi menambah kerusakan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Taput, Bonggas Freddy.

BMKG melaporkan sejak Senin pagi pukul 09.48 WIB hingga pukul 18.10 WIB, Kabupaten Taput  diguncang gempa susulan terjadi lima kali, dengan magnitudo 2,6 hingga 4,1 magnitudo.

Bonggas menyebutkan, data gempa susulan di Taput yang diterima BPBD Taput mencapai 108 kali terjadi.

“Dan tambah satu kali (gempa) tadi sekitar jam 16.49 WIB, pas zoom ini (sudah) 109 gempa susulan kejadian,” ungkap Bonggas dalam Disaster Briefing yang digelar BNPB pada Senin sore kemarin.

Baca Juga: Gempa Tapanuli Utara Satu Orang Meninggal Dunia, Gempa Susulan 68 Kali Terjadi

Data terkini dampak kerusakan gempa Taput magnitudo 6 dengan update parameter oleh BMKG menjadi magnitudo 5,8 yang terjadi pada Sabtu dinihari, 1 Oktober 2022, meliputi 1.316 rumah rusak, 71 unit rumah ibadah, 30 ruas jalan, 9 jembatan, 22 unit fasilitas pedidikan, 3 fasilitas kesehatan, 24 unit kantor pemerintah, 3 unit kantor swasta, dan 35 saluran irigasi.

Menurut Bonggas Freddy, guncangan gempa Taput pada Sabtu diniahri lalu, wilayah terdampak berada di sembilan kecamatan yakni, Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Siatas Barita, Parmonangan, Pagaran, Pahae Jae, Siborongborong, Pahae Julu dan Sipahutar.

“Ada lima (kecamatan) yang paling agak parah, Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Siatas Barita, Parmonangan, dan Pagaran,” ujar Bonggas.

Untuk korban dampak gempa Taput, BPBD Taput mencatat 24 orang mengalami luka. Sementara korban meninggal satu orang.

Baca Juga: Potensi Gempa dan Tsunami di Kota Padang

“Laporan sementara yang ada pada kita, satu orang meninggal karena serangan jantung, usia 62 tahun. Dia terjatuh dan meninggal dunia (saat gempa),” ujar Bonggas.

Penanganan dampak gempa Taput masih terus dilakukan BPBD Kabupaten Taput bersama TNI, Polri dan Forkopimda. Bantuan kepada warga terdampak gempa Taput terus mengalir.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBdampak gempa Taputgempa merusak di Tapanuli Utaragempa Tapanuli Utaragempa TaputKabupaten Tapanuli Utarasegmen RenunSesar Besar Sumatra

Editor

Next Post
Gempa Taput, Kepala BPBD Taput Bonggas Freddy (kanan) menjelaskan kondisi terkini pasca gempa magnitudo 6 dalam Disaster Briefing bersama Plt Pusdatin BNPB Abdul Muhari (kiri). Foto tangkap layar Youtube BNPB.

Gempa Taput, Kepala BPBD Tegaskan Desa Aek Raja Akan Roboh Itu Hoaks

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 bertema “Bridging the Landscape: Readiness & Viability in Indonesia’s Net Zero Steel Ecosystem”, 7 Mei 2026. Foto ITB.Teknologi Hidrogen Menuju Ekosistem Baja Rendah Karbon di Indonesia
    In IPTEK
    Jumat, 8 Mei 2026
  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media