Kamis, 10 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Data Wilayah Banjir di Jawa Tengah Sebabkan Ribuan Warga Mengungsi

Senin, 2 Januari 2023
A A
Rakor penanganan banjir di Jawa Tengah dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin, 2 Januari 2023. Foto BNPB.

Rakor penanganan banjir di Jawa Tengah dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin, 2 Januari 2023. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir melanda Jawa Tengah dengan ketinggian air hampir mencapai satu meter. Banjir di Jawa Tengah terjadi dua hari jelang tutup tahun 2022, dipicu hujan intensitas tinggi yang berlangsung sejak tanggal 30 hingga 31 Desember 2022. Dampak banjir di sembilan kabupaten dan kota di Jawa Tengah menyebabkan ribuan warga mengungsi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan wilayah yang dilanda di Jawa Tengah berada di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura) meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati dan Kabupaten Grobogan.

Menurut Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran persnya pada Senin, 2 Januari 2023, ribuan warga terpaksa mengungsi akibat bencana banjir yang terjadi.

Baca Juga: Pelaku Transportasi dan Pengelola Wisata Utamakan Keselamatan Wisatawan, Ini yang Dilakukan

Data yang dihimpun BNPB, warga yang mengungsi di Kota Pekalongan mencapai 1.900 penduduk, di Kudus terdata 1.395 jiwa, di Kabupaten Demak terdapat 455 kepala keluarga mengungsi, dan di Kendal sebanyak 281 penduduk mengungsi.

Ada pun wilayah yang dilanda banjir di Kota Pekalongan terdapat di Kecamatan Kecamatan Pekalongan Utara meliputi enam kelurahan, di Kecamatan Pekalongan Barat empat kelurahan, di Kecamatan Pekalongan Timur banjir melanda empat kelurahan.

Di Kabupaten Kudus banjir melanda Desa Jati Wetan, Desa Tanjung Karang dan Desa Jati Kulon di Kecamatan Jati, Desa Setrokalangan di Kecamatan Kaliwungu, Desa Termulus, Desa Mejobo dan Desa Kesambi di Kecamatan Mejobo.

Baca Juga: Gempa Pertama Tahun 2023 Guncang Kota Sigli Aceh

Banjir di Kabupaten Demak meliputi wilayah Kelurahan Betokan di Kecamatan Demak, Desa Kalisari, Desa Banjarsari dan Desa Sidorejo di Kecamatan Sayung, Desa Batu di Kecamatan Karangtengah, Desa Wonoagung dan Desa Wonowoso di Kecamatan Karangawen, Desa Sumberejo di Kecamatan Bonang, Desa Wonorejo, Desa Cangkring dan Desa Cangkring Rembang di Kecamatan Karanganyar. Selain dari curah hujan tinggi, banjir di Sayung juga dipicu oleh gelombang tinggi air laut.

Di Kendal wilayah yang dilanda banjir di Kecamatan Kendal meliputi tujuh desa, di Kecamatan Brangsong lima desa, di Kecamatan Kaliwungu tujuh desa, di Kecmatan Patebon enam desa, di Kecamatan Pegandon tiga desa, di Kecamatan Cepiring tiga dsa, di Kecamatan Rowosari dua desa, di Kecamatan Weleri dan Kaliwungu Selatan masing-masing satu desa dilanda banjir.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir Demakbanjir di Jawa Tengahbanjir Kota Semarangbanjir Pekalongandampak hujan lebatProvinsi Jawa Tengah

Editor

Next Post
Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota Yogyakarta

Gerakan Zero Sampah di Yogyakarta Masih Uji Coba Tiga Bulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media