Jumat, 12 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jawa Barat Dilanda Cuaca Ekstrem, Belasan Rumah Penduduk Rusak

Rabu, 26 Januari 2022
A A
Satu bangunan rumah milik warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, rusak tertimpa pohon yang tumbang saat cuaca ekstrem melanda kawasan itu. Foto Dok BNPB.

Satu bangunan rumah milik warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, rusak tertimpa pohon yang tumbang saat cuaca ekstrem melanda kawasan itu. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kajian inaRISK menunjukan potensi bahaya cuaca ekstrem pada wilayah Kota Tasikmalaya pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 10 kecamatan,” ujar Muhari.

Baca Juga: Stop Stigma Buruk, Gangguan Kesehatan Mental Lekas Pulih

BNPB mengimbau masyarakat dan aparat daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca musim hujan yang masih akan berlangsung sampai Februari 2022 mendatang. Untuk mengantisipasi dampak dari cuaca hujan dan angin kencang, aparat daerah setempat dapat melakukan pemotongan ranting maupun dahan rentan yang dapat menimpa rumah warga serta melakukan pemeriksaan berkala ketahanan rumah warga untuk mengurangi dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem juga melanda wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. BPBD Kota Bogor, kata Muhari, dampak kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang yang berlangsung pada Senin, 24 Januari 2022,  menyebabkan enam rumah warga rusak berat, empat unit rumah penduduk rusak sedang, dan satu unit rumah warga rusak ringan.

Baca Juga: Pasien Konfirmasi Omicron Bisa Isoman, Asalkan Usia 45 Tahun ke Bawah

“Beberapa rumah rusak tidak diakibatkan langsung oleh angin kencang, tetapi tertimpa pohon yang tumbang. Sedangkan kerusakan lain terjadi pada 2 unit tempat usaha dan 1 fasilitas pendidikan,” jelas Muhari.

Menurut Muhari, BPBD setempat menyebutkan 54 jiwa (19 kepala keluarga) terdampak akibat fenomena hidrometeorologi basah ini.

“Tidak ada laporan korban jiwa dan warga luka-luka akibat bencana tersebut,” kata Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: angin kencangBencana HidrometeorologiBMKGBNPBBPBDCuaca Ekstremhujan lebatKabupaten BogorKota BogorKota TasikmalayaProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Pusat gempa bumi dangkal berkekuatan M4,1 terjadi di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis, 27 Januari 2022. Foto BMKG.

Gempa Bumi Dangkal di Kolono, Ini Penjelasan BMKG

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Bayi gajah lahir di Tesso Nilo, Riau, Juni 2026. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.Dua Bayi Gajah Sumatera Lahir di Riau dan Lampung, Panjang Umurlah Kalian!
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Konpers Walhi se-Kalimantan mengkritisi deforestasi Pulau Kalimantan di Samarinda, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Walhi Kalimantan Serukan Pulihkan Alam Pulau Kalimantan
    In Lingkungan
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Peta potensi tsunami dari dampak skenario gempa megathrust pantai selatan Jawa. Foto @widjokongko/twitterUngkap Jejak Tsunami Purba di Selatan Jawa Lewat Sedimen dan Legenda
    In IPTEK
    Rabu, 10 Juni 2026
  • Sidang pembuktian jalan 135 km di PTUN Jayapura, 9 Juni 2026. Lovenila/Greenpeace.Sidang Pembuktian Gugatan Jalan 135 Kilometer di Merauke, Hakim Minta Pembangunan Dihentikan
    In News
    Rabu, 10 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media