Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Laut Maluku Kembali Diguncang Gempa Dangkal

Sabtu, 21 Januari 2023
A A
Laut Maluku kembali diguncang gempa Mag5,1 pada Sabtu, 21 Januari 2023. Foto tangkapan layar bmkg.go.id.

Laut Maluku kembali diguncang gempa Mag5,1 pada Sabtu, 21 Januari 2023. Foto tangkapan layar bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Laut Maluku kembali diguncang gempa pada Sabtu, 21 Januari 2023 pada pukul 10.58 WIB, dengan magnitudo 5,1.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa Mag5,1 masih rangkaian dari gempa Mag7,1 di Laut Maluku pada 18 Januari 2023.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, sumber gempa akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Disebutkan guncangan gempa dirasakan dengan skala intensitas hingga III MMI.

Baca Juga: Bukan Tsunami, Ini Sebab Air Naik dan Merusak Rumah Warga Bersamaan Gempa Mag7,1 di Laut Maluku

Hasil analisis BMKG, gempa berpusat di laut yang terletak pada koordinat 2,83 derajat Lintang Utara, 127,10 derajat Bujur Timur, yang berjarak 138 kilometer arah Tenggara Kota Melonguane, Sulawesi Utara, pada kedalaman 10 kilometer.

Daryono menyebutkan , gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.

Baca Juga: Tambang di Kendeng Akibatkan Banjir, Masyarakat Terancam Krisis Pangan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa besar di Laut MalukuGempa Kepulauan Talaudgempa Mag7 di Laut MalukuGempa MalukuLaut MalukuLempeng Laut Maluku

Editor

Next Post
Ketua Umum dan Sekjen SIEJ 2022-2025 Joni Aswira dan Fira Abdurrahman. Foto SIEJ.

Joni Aswira dan Fira Abdurrahman Memimpin Jurnalis Lingkungan SIEJ 2022-2025

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media