Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lima Wilayah Sulawesi Tenggara Status Waspada Dampak Hujan Lebat Esok Hari

Selasa, 2 Agustus 2022
A A
Dipicu hujan lebat dan jebolnya tanggul sebabkan Desa Anggoro di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dilanda banjir. Foto Dok BNPB

Dipicu hujan lebat dan jebolnya tanggul sebabkan Desa Anggoro di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dilanda banjir. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Analisa InaRISK BNPB, Kabupaten Konawe memiliki risiko banjir level sedang hingga tinggi pada 21 kecamatan yang terdapat di kabupaten tersebut.

Prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk Rabu, 3 Agustus 2022, wilayah Sulawesi Tenggara berpotensi hujan hujan lebat.

Baca Juga: 15 Pembicara dari 6 Negara Bahas Tantangan Dunia Kehutanan

Berdasarkan prakiraan berbasis dampak hujan lebat BMKG pada Rabu, 3 Agustus 2022, di wilayah Sulawesi Tenggara, terdapat lima kabupaten dan kota masuk status waspada.

Berikut wilayah yang masuk praskiraan berbasis dampak hujan lebat di Sulawesi Tenggara untuk esok hari, Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka Utara dan Kota Kendari.

Baca Juga: Banjir di Buton Utara, Tiga Kecamatan Terdampak

“BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir khususnya bagi warga yang bermukim di dekat sungai. Ketika terjadi hujan lebat secara terus menerus selama satu jam, agar waspada dan mempersiapkan diri melakukan evakuasi ke tempat lebih aman. Untuk pemerintah daerah dapat melakukan pengecekan kekuatan tanggul secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan jebolnya tanggul di kemudian hari,” imbuh Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir KonaweBMKGBNPBhujan lebat satu desa di konawe banjirKabupaten Konaweprakiraan berbasis dampak hujan lebatProvinsi Sulawesi Tenggaratanggul jebol

Editor

Next Post
Proses identifikasi bangkai paus sperma oleh SIKIA Unair di pesisir Banyuwangi. Foto unair.ac.id.

Bangkai Paus Sperma Dibedah Langsung di Pesisir Banyuwangi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media