Selasa, 16 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menuju Satu Data Bencana Indonesia

Sabtu, 17 September 2022
A A
Menuju satu data bencana Indonesia. Foto Dok BNPB warga terdampak gempa Mentawai Senin, 29 Agustus 2022.

Menuju satu data bencana Indonesia. Foto Dok BNPB warga terdampak gempa Mentawai Senin, 29 Agustus 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Validasi, akurasi dan pengelolaan data di masa tanggap darurat bencana hingga tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana merupakan hal yang terpenting. Hanya saja, saat terjadi bencana, pengumpulan, distribusi dan pengelolaan data sering mengalami kendala dan masalah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan dukungan UNFPA saat ini tengah merancang pembentukan badan satu data bencana dan portal data bencana Indonesia.

Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Sistem Informasi BNPB, Teguh Harjito mengungkapkan, belajar dari bencana gempa Lombok 2018, banyak data  pada masa tanggap darurat bencana. Data dari berbagai sumber mengalir ke posko, namun kesulitan dalam pengelolaannya, dan data mana yang akan digunakan.

Baca Juga: Menteri Siti Nurbaya: Tidak Perlu Perdebatan Pemanfaatan Ekonomi di Kawasan Ekosistem Leuser

“Belajar dari hal tersebut, diperlukan sumber satu data yang terpadu,” ujar Teguh Harjito dalam siaran pers BNPB, Sabtu, 17 September 2022.

BNPB, sebut Teguh, dengan dukungan UNFPA kini mengembangkan suatu kerangka kerja satu data bencana Indonesia.

“Dengan membawa satu harapan besar untuk mengintegrasikan data terkait bencana, yang ada di setiap kementerian maupun OPD dalam satu kerangka kerja yang sama,” ujarnya.

Hal tersebut dikemukakan Teguh dalam acara Lokakarya Satu Data Bencana, yang dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 13 September 2022, di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bencanaBNPBBNPB didukung UNFPA merancang pembentukan badan satu data bencana Indonesiagempasatu data bencana Indonesiatanggap darurat bencana

Editor

Next Post
Dampak gerakan tanah di Bogor, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang pada Rabu, 14 September 2022. Foto Dok BNPB.

Bencana Geologi, Gerakan Tanah di Bogor Menelan Banyak Korban

Discussion about this post

TERKINI

  • Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Meutia Samira Ismet. Foto itk.ipb.ac.id.Meutia Ismet: Tambang Nikel Teluk Buli Ancam Ekosistem Laut hingga Kesehatan
    In Sosok
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Baleg DPR Janjikan RUU Masyarakat Adat Selesai 2026, Apa Saja akan Diatur?
    In Rehat
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun
    In News
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.coGayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi
    In Sosok
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media