Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pulau Baru Pascagempa Maluku, Gunung Lumpur atau Pengangkatan Dasar Laut?

Kemunculan 'pulau baru' pascagempa Maluku ternyata fenomena biasa menurut sejumlah pakar. Yuk, simak analisis mereka!

Kamis, 12 Januari 2023
A A
Titik-titik gunung lumpur (segitiga merah) di sekitar Tanimbar. Foto Twitter @YonKerbauRawa

Titik-titik gunung lumpur (segitiga merah) di sekitar Tanimbar. Foto Twitter @YonKerbauRawa

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara Peneliti Geoteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Eko Yulianto menduga, di tempat pulau baru itu sudah berupa laut dangkal sebelumnya. Kemudian ketika gempa dini hari itu menyentak, dasar laut dangkal itu menyembul ke atas permukaan laut menjadi pulau baru.

Dugaan lainnya, Eko senada dengan Daryono, yakni adanya fenomena gunung lumpur. Faktor utama terbentuknya gunung lumpur adalah tekanan berlebih akibat pensesaran naik, beban sedimen, dan hadirnya fluida terkonsentrasi di zona tekanan tinggi. Fluida ini dapat mengalir melalui batuan poros dan retakan sesar yang membawa remahan bebatuan yang dilewatinya.

Baca Juga: Dampak Gempa Maluku, Jumlah Rumah Rusak dan Korban Luka Bertambah

Dan biasanya, gunung lumpur muncul dalam sebuah zona membentuk dertan sehingga biasanya fenomena ini terjadi sejak ribuan tahun lalu. Gunung-gunung lumpur tua itu biasanya dapat diidentifikasi

“Untuk verifikasinya, (apakah pulau baru pasca gempa Maluku M7,9 merupakan pengangkatan dasar laut atau gunung lumpur) pelu dilakukan langsung ke TKP untuk melihat bukti-bukti di lapangan,” ucap Eko melalui akun Twitter-nya, 10 Januari 2023.

Sementara dari pantauan Google Earth, Eko melihat ada cukup banyak titik-titik gunung lumpur di sekitar Pulau Tanimbar. Pada tanda segitiga merah tampak titik-titik gunung lumpur itu berada di barat Tanimbar yang setidaknya terlihat ada 4 titik. Kemudian titik-titik di Pulau Mitak dan ada yang cukup besar di Pulau Kabawa di utara Tanimbar.

Baca Juga: Dampak Gempa Maluku, BNPB Sebut 124 Rumah Rusak dan  Satu Warga Terluka

“Pulau-pulau itu tidak berpenghuni sehingga mungkin sedikit masyarakat yang tahu,” kata Eko pada postingan tertanggal 12 Januari 2023.

Ia pun mengunggah gambar Google Eart tentang lokasi gunung lumpur di Grobogan, Jawa Tengah yang dikenal dengan sebutan bledug kuwu. Masyarakat memanfaatkannya dengan mengambil kandungan garamnya. Juga lokasi gunung lumpur Lapindo di Sidorajo, Jawa Timur.

“Bandingkan dengan gunung lumpur di Grobogan dan lumpur Lapindo,” kata Eko. [WLC02]

Sumber: Facebook Daryono Bmkg, Twitter @YonKerbauRawa

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bledug kuwu di GroboganBMKGBRINGempa Kepulauan Tanimbargempa kuatGempa Malukugunung lumpurlumpur Lapindo Sidoarjomud volcanopengangkatan dasar lautpulau baru

Editor

Next Post
Peneliti Geoteknologi BRIN, Eko Yulianto di dekat dasar laut yang terangkat di Simeulue akibat gempa 2004. Foto Twitter @YonKerbauRawa

Eko Yulianto, Siklus Pembentukan Pulau-pulau di Indonesia Belum Berhenti hingga Kiamat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media