Senin, 4 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ribuan Telur Labi-labi Moncong Babi Menetas di TKP Pedagang Satwa Liar

Senin, 30 Desember 2024
A A
Tukik labi-labi moncong babi yang baru menetas. Foto BBKSDA Papua.

Tukik labi-labi moncong babi yang baru menetas. Foto BBKSDA Papua.

Share on FacebookShare on Twitter

Selasa, 28 Desember 2024, BBKSDA Papua bersama pihak-pihak terkait telah melepasliarkan 6.000 tukik hasil pengamanan tersebut. Lokasi lepas liar di Rawa Baki, Distrik Suator, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Namun, masih terdapat sekitar 1.000 tukik di penampungan kantor Polres Asmat, dan akan dilepasliarkan kemudian. Sementara telur yang belum menetas berjumlah sekitar 10.000 butir.

Baca juga: Alasan Penggemar Gaya Hidup Sehat Pilih Dada Ayam dan Hindari Sayap Ayam

“Dari hasil pemeriksaan dokter hewan, semua tukik yang dilepaskan dalam kondisi sehat, dan dinyatakan siap kembali ke alam,” kata Fikri.

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan lepas liar, antara lain, kepolisian setempat, TNI, Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Kabupaten Asmat, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Asmat.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BBKSDA Papua, Lusiana Dyah Ratnawati menjelaskan, saat ini pelaku diamankan di Kantor Polres Asmat untuk proses lebih lanjut.

Baca juga: BRIN dan Undip Kembangkan Beras Biosalin dari Padi yang Tahan Air Laut

“Peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita bersama. Kami berharap ini dapat menimbulkan efek jera sehingga tidak terjadi lagi tindak ilegal terhadap satwa liar Papua yang dilindungi undang-undang, khususnya labi-labi moncong babi,” papar Lusi.

Kepala BBKSDA Papua, A.G. Martana menyampaikan terima kasih kepada Polres Asmat yang telah bersinergi dalam penyelamatan satwa dilindungi. Juga kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan ribuan tukik beserta telur labi-labi moncong babi.

“Mari kita terus tingkatkan sinergi dan kerja sama, sehingga satwa liar Papua dapat dijaga kelestariannya,” kata Martana. [WLC02]

Sumber: BBKSDA Papua

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA PapuaKabupaten Asmatlabi-labi moncong babipelepasliaran tukik

Editor

Next Post
Aksi Koalisi Masyarakat Sipil memprotes aktivitas tambang yang menyebabkan banjir di Halmahera, 1 Agustus 2024. Foto Dok. Jatam.

Jatam Proyeksi Bencana Tambang 2025 Kian Merusak di Maluku Utara

Discussion about this post

TERKINI

  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media