Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumber Gempa Cianjur, Data Terkini 46 Orang Tewas dan 700 Orang Terluka

Senin, 21 November 2022
A A
Sumber gempa Cianjur, Jawa Barat, diperkirakan berasal dari aktivitas sesar Cimandiri. Gempa guncang Cianjur terjadi Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada bangunan. Foto BNPB.

Sumber gempa Cianjur, Jawa Barat, diperkirakan berasal dari aktivitas sesar Cimandiri. Gempa guncang Cianjur terjadi Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada bangunan. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami harus cek ke lapangan. Jadi ini belum kesimpulan ya, itu masih hipotesis. Sehingga kami berangkat ke lapangan, mencek apakah benar patahan Cimandiri itu yang bergerak, karena mekanismenya sesuai dengan patahan Cimandiri (strike-slip), lokasi pusat gempanya kurang lebih berada di segmen patahan Cimandiri,” ungkap Dwikorita.

Baca Juga: Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Ketum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah

Hasil monitoring BMKG, gempa susulann (aftershock) telah terjadi 15 kali dengan kekuatan magnitudo terbesar 4,0.

“Kami belum bisa menyampaikan akan berapa lama [gempa susulan] masih terus memonitor. Namun, ini trennya semakin melemah. Semoga saja tidak terlalu lama. Jadi kami masih melihat perkembangan data,” kata Dwikorita.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan, hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 6,86 derajat Lintang Selatan, 107,01 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 11 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat aktivitas sesar Cimandiri. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” ungkap Daryono.

Baca Juga: Pesan Jokowi, Muhammadiyah Kuatkan Hablum Minal Alam untuk Kelestarian Alam

Mengutip keterangan Bupati Cianjur Herman Suherman dalam wawancara di Breaking News TV One, mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia dampak gempa sudah 46 orang dan 700 orang terluka.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, geteran dampak gempa dirasakan cukup kuat oleh warga Cianjur dengan durasi 10 hingga 15 detik.

Dampak gempa guncang Cianjur, menurut Muhari, data sementara kerusakan, 7 rumah rusak berat, 1 pondok pesantren rusak berat,  RSUD Cianjur rusak sedang. Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah 2 unit, fasilitas Pendidikan 3, dan 1 tempat ibadah. [WLC01]

Sumber: Inatews BMKG       

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: dampak gempa Cianjurgempa Cianjurgempa hari inigempa terkiniKabupaten CianjurKepala BMKG Dwikorita KarnawatiProvinsi Jawa Baratsesar Cimandirisumber gempa Cianjur

Editor

Next Post
Korban gempa Cianjur, Jawa Barat, magnitudo 5,6 pada Senin, 21 November 2022, dilaporkan korban meninggal dunia sudah mencapai 62 orang meninggal. Foto Dok BNPB kerusakan bangunan dampak gempa.

Korban Gempa Cianjur 62 Orang Meninggal Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media