Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Wacana Rice Cooker Gratis, Pakar UGM: Belum Ada Hitungan Pemanfaatan Energi Bersih

Selasa, 29 November 2022
A A
Ilustrasi rice cooker. Foto Hans/pixabay.com

Ilustrasi rice cooker. Foto Hans/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Politisi Partai Golkar itu menilai, keberadaan rice cooker atau penghangat nasi listrik tersebut sangat dibutuhkan masyarakat mengingat peralatan tersebut cukup simpel.

Baca Juga: Wisata Alam Maluku Utara, Berenang di ‘Raja Ampat’ dan Menanam Pohon Kasuari

“Tidak dibutuhkan perubahan daya listrik hingga peralatan masak lainnya,” kata Roro Esti.

Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Edy Pratiknyo mengatakan kebijakan bagi-bagi rice cooker sedang dalam pembahasan.

“Baru pembahasan, belum sampai di-publish bantuan e-cocking atau penanak nasi listrik,” kata Edy dalam Forum Diskusi Publik, 25 November 2022.

Baca Juga: Aksi Spanduk Saat Car Free Day, Ini Pasal-pasal RKUHP yang Dinilai Berbahaya

Ia menjelaskan, tidak diperlukan penambahan daya listrik. Nilai paket program itu sebesar Rp500 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) dengan data dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Rencana sebanyak 680 ribu unit penanak nasi yang disalurkan ke masyarakat, yang KPM tadi,” jelas Edy.

Komentar Netizen

Sejumlah warganet Twitter mengkritisi kebijakan yang dinilai tidak efektif tersebut.

Baca Juga: DPR Sahkan RKUHP Sebelum Reses, YLBHI: Semua Bisa Kena Kriminalisasi

Akun @Itaewon17: Daripada ngasih kompor listrik atawa rice cooker gratis mending kasih panel surya buat listrik bisa lebih merata yeekaan… yeekaaannn…!

Akun @yanpanjie: Setelah kompor listrik, skrg rice cooker… Bukan gak mungkin tahun dpn bagi-bagi kulkas gratis. Alasan 2: Memastikan surpls listrik @pln_123 terpakai. Mengurangi persentase penduduk miskin versi bps melalui kenaikan daya PLN, meski absurd.

Baca Juga: Gempa Cianjur, BNPB Salurkan Logistik ke Daerah Sulit Dijangkau

Akun @d_alienz: Silakan bagi2 rice cooker atau kompor listrik gratis, tapi LPG jangan dihapus atau kuota subsidinya dikurangi.

Akun @ahmadsalam: Gratis??? Iya rice cookernya gratis, setelah itu rakyat terbebani biaya pemakaian listrik yg jd makin besar krn pakai rice cooker. Ini bukan “kebijakan tapi jebakan” buat rakyat. Wakil rakyat pd kemana ya, rakyat jadi bulan2an kebijakan sembrono pd diam aja. [WLC02]

Sumber: UGM, DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: DPRenergi bersihKementerian ESDMkonversi kompor gas elpiji menjadi kompor listrikLPG 3 kilogrampenanak nasirice cookerUGMwarganet

Editor

Next Post
Peta Seismisitas Pulau Jawa 2009-Agustus 2020. Foto @DaryonoBMKG/Twitter

Tim Sistem Peringatan Dini UGM Bisa Prediksi 1 hingga 4 Hari Sebelum Gempa

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media