Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Mentawai Siberut, Kepala BNPB Berbagi Tips Bikin Alarm Gempa

Selasa, 30 Agustus 2022
A A
Warga mengungsi dampak gempa Mentawai Siberut magnitudp 6,4 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Warga mengungsi dampak gempa Mentawai Siberut magnitudp 6,4 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Foto Dok Kecamatan Siberut Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak gempa Mentawai Siberut dengan mangnitudo 6,4 (update parameter magnitudo 6,1) pada Senin, 29 Agustus 2022, menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas sosial, bangunan warga dan ribuan warga mengungsi. Hingga Selasa pagi, 30 Agustus 2022, gempa susulan masih terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.

Kepala BNPB Letjen TNI Suhayanto berbagi tips bikin alarm gempa kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang terdampak gempa Mentawai Siberut. Cara bikin alarm gempa bumi ternyata tidaklah sulit, dan barang yang digunakan mudah ditemukan di dalam rumah.

Suharyanto berbagi tips bikin alarm gempa terutama bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan memanfaatkan kaleng.

Baca Juga: Dampak Gempa Mentawai Siberut, Ketersediaan Logistik Pengungsi Hanya Cukup Dua Hari

“Masyarakat di dalam rumah bisa menyiapkan peringatan dini gempa sederhana dengan menyusun kaleng-kaleng bekas yang disusun bertingkat, sehingga jika terjadi gempa, kaleng jatuh dan menimbulkan bunyi sebagai pertanda harus evakuasi keluar rumah. Pastikan tidak ada barang-barang besar seperti lemari, kulkas, meja dan lain-lain yang bisa menghalangi proses evakuasi keluar rumah saat terjadi gempa,” kata Suharyanto dalam siaran pers BNPB pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Menyikapi gempa Mentawai Siberut, Suhayanto mengimbau kesiapsiagaan bagi pemangku kebijakan dan masyarakat di Provinsi Sumatera Barat, khususnya yang terdampak gempa bumi.

Masyarakat yang masih mengungsi dampak gempa Mentawai-Siberut di perbukitan diminta agar kembali ke rumah masing-masing, terutama bagi warga yang rumahnya tidak mengalami kerusakan akibat gempa Mentawai Siberut.

Baca Juga: Belajar Membangun dengan Melindungi Hutan dari Masyarakat Mentawai

Rumah rusak struktur berupa kondisi patah tiang penyangga, kerusakan masif pada dinding dan kerusakan pada penyangga atau penyusun atap. Apabila menemui kondisi seperti itu, kata Suharyanto, pemilik rumah segera melaporkan kepada BPBD setempat.

“Masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan struktur atau rusak berat dapat melaporkan data kerusakan bangunan tersebut kepada BPBD setempat untuk pendataan,” imbuh Suharyanto.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: dampak gempa Mentawai Siberutgempa Mentawaigempa Mentawai Siberutgempa Pulau SiberutKabupaten Kepulauan MentawaiKepala BNPBLetjen TNI SuharyantoProvinsi Sumatera Barattips bikin alarm gempaZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Uji Klinis Selesai, Vaksin Merah Putih Siap Jadi Booster

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media