Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kemarau Kering 2023 Waspadai Gagal Panen dan Penurunan Sumber Mata Air

Jumat, 28 Juli 2023
A A
Ilustrasi kemarau. Foto Dok Wanaloka.com.

Ilustrasi kemarau. Foto Dok Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Rizaldi Boer: Perlu Manajemen Musim Tanam 2023 untuk Menghadapi El Nino

BMKG memprediksi puncak kemarau kering akan terjadi pada Agustus hingga awal September.

“Kondisi (kemarau kering ini) akan jauh lebih kering dibandingkan tahun 2020, 2021, dan 2022,” kata Dwikorita pada Jumat, 21 Juli 2023.

Berdasarkan pengamatan BMKG, indeks El Nino pada bulan Juli ini mencapai 1,01 dengan level moderate, sementara IOD sudah memasuki level index yang positif. Pada bulan Juni hingga dasarian 1 bulan Juli, El Nino masih dalam level lemah sehingga dampaknya belum dirasakan.

Namun, selang setelah itu, dalam waktu yang bersamaan, El Nino dan IOD positif yang sifatnya global dan skala waktu kejadiannya panjang dalam hitungan beberapa bulan terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Baca Juga: El Nino 2023, Ini Dampak dan Mitigasinya

“Dalam rentang waktu tersebut sebagian wilayah Indonesia masih ada yang diguyur hujan akibat adanya dinamika atmosfer regional yang bersifat singkat sehingga pengaruh El Nino belum dirasakan secara signifikan,” pungkas Dwikorita.

Plt Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengingatkan, musim kemarau tahun ini, berdampak pada pertanian berpola tradisional, tadah hujan. Selain itu, ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bila tidak dimitigasi dapat menimbulkan krisis kabut asap.

Ardhasena mengimbau semua pihak menghemat penggunaan air. Kemarau kering akibat El Nino dan IOD Positif diperkirakan akan membuat debit air sungai maupun sumber mata air mengalami penurunan sehingga dapat berdampak pada ketersediaan dan pasokan air bersih. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGEl Ninogagal panenIndian Ocean Dipolekemarau keringKepala BMKG Dwikorita Karnawatimusim kemarau 2023

Editor

Next Post
Gempa Halmahera Timur, Maluku Utara, dengan magnitudo 5,1 pada Sabtu, 25 Juli 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Halmahera Timur 5,1 Magnitudo Dipicu Deformasi Batuan Dalam Lempeng

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media