Sabtu, 16 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

Kawasan ekosistem mangrove di lahan berstatus areal pemanfaatan lain (APL) rentan mengalami kerusakan dan degradasi akibat andil manusia. Hal ini dialami ekosistem mangrove di Sotek. Namun, berlahan kawasan mangrove tersebut memulih.

Selasa, 13 September 2022
A A
Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide di kawasan rehabilitasi mangrove di Desa Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BRGM.

Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide di kawasan rehabilitasi mangrove di Desa Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BRGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ekosistem hutan mangrove di Desa Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai pulih dari dampak kerusakan lingkungan khususnya hutan bakau. Kerusakan hutan mangrove Sotek, secara umum dialami hutan mangrove di wilayah lain.

Kawasan mangrove Sotek rusak dampak tindakan ilegal, pengalih-fungsian lahan dari lahan mangrove menjadi areal tambak, dan juga aksi deforestasi oleh warga yang memanfaatkan kayu mangrove untuk arang. Hutan mangrove di Sotek berstatus areal pemanfaatan lain (APL), dinilai cukup rentan mengalami kerusakan akibat andil manusia.

Hutan mangrove Sotek termasuk wilayah kerja Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), dan telah melakukan rehabilitasi mangrove di Sotek seluas 65 hektar, tahun 2021.

Baca Juga: Roadmap Rehabilitasi Mangrove Nasional Fokus di 9 Provinsi Ini

Berdasarkan dokumen Laporan Kinerja BRGM 2021 pada tabulasi fisik percepatan rehabilitasi mangrove, yang diakses Wanaloka.com dari laman BRGM, diterakan rehabilitasi mangrove di Kalimantan Timur tahun lalu seluas 5,880 hektar.

Kawasan mangrove di Sotek mengalami kerusakan akibat aktivitas penebangan ilegal serta konversi hutan mangrove menjadi tambak. Masyarakat sekitar juga kerap memanfaatkan mangrove menjadi arang.

Di tahun 2022, target rehabilitasi mangrove di Desa Sotek seluas 20 hektar.

Pada Minggu, 11 September 2022, kawasan rehabilitasi mangrove Sotek dikunjungi dua menteri yang membidani lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengajak Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide menanam mangrove di kawasan tersebut.

Baca Juga: Generasi Muda Mitigasi Perubahan Iklim, Apa dan Bagaimana

Kawasan hutan mangrove di Dusun Tiga, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Foto Dok Wanaloka.com.
Kawasan hutan mangrove di Dusun Tiga, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Foto Dok Wanaloka.com.

Menteri Siti Nurbaya mengungkapkan, kehadirannya bersama Menteri Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide, selain menanam mangrove juga bertujuan membentuk kerjasama Norwegia dan Indonesia dalam bidang iklim dan lingkungan khususnya REDD+.

“Hari ini kita ada di salah satu spot kerja BRGM, untuk rehabilitasi mangrove yang juga bagian dari upaya kita untuk mengatasi degradasi lahan,” kata Menteri Siti Nurbaya.

Diungkapkannya, dirinya dengan Menteri Espen akan mendiskusikan rehabilitasi dan juga menyoal FOLU Net Sink 2030.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan Restorasi Gambut dan MangroveBlue carbonEkosistem mangroveEmisi gas rumah kacaFOLU Net Sink 2030Hutan bakauHutan mangroveHutan mangrove SotekKabupaten Penajam Paser Utarakerusakan lingkunganKonservasi lingkunganMenteri Lingkungan Hidup NorwegiaMenteri Siti NurbayaProvinsi Kalimantan TimurREDD+Rehabilitasi mangrove

Editor

Next Post
Tanah longsor di Cilacap di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Jawa Tengah, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BPBD Cilacap

Kejadian Longsor Cilacap di Masa Cuaca Ekstrem Periode 10-16 September 2022

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media