Selasa, 21 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

Kawasan ekosistem mangrove di lahan berstatus areal pemanfaatan lain (APL) rentan mengalami kerusakan dan degradasi akibat andil manusia. Hal ini dialami ekosistem mangrove di Sotek. Namun, berlahan kawasan mangrove tersebut memulih.

Selasa, 13 September 2022
A A
Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide di kawasan rehabilitasi mangrove di Desa Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BRGM.

Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide di kawasan rehabilitasi mangrove di Desa Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BRGM.

Share on FacebookShare on Twitter

“Selama di Balikpapan, kita akan berdiskusi tentang rehabilitasi mangrove dan juga tentu tentang Indonesia FOLU Net Sink 2030,” kata Menteri Siti.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi di Ciamis, Dua Orang Meninggal Dunia

Menteri Lingkungan Hidup Norwegia Espen Barth Eide menyebutkan, Desa Sotek sebagai simbol untuk kerjasama yang solid Indonesia dengan Norwegia.

Menurutnya, ekosistem hutan mangrove serta kawasan hutan pada umumnya memiliki peran yang sangat penting bagi seluruh dunia, sebagai pengendali dampak perubahan iklim dan menyerap emisi karbon.

“Kami bangga dan sangat menyukai kerja nyata Pemerintah Indonesia, Presiden Joko Widodo dan Menteri Siti yang fokus dalam agenda penyelamatan lingkungan,” kata Menteri Espen Barth Eide.

Baca Juga: Sebelas Strategi Wujudkan FOLU Net Sink 2030 dan Kolaborasi Lima Kementerian

Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono menyebut, kehadiran Menteri Espen Barth Eide bukti dukungan dunia internasional bagi Indonesia melakukan rehabilitasi mangrove.

“Rehabilitasi berperan besar dalam memulihkan kawasan ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan, sehingga akan dapat menyerap dan menyimpan karbon. Oleh karena itu, ekosistem mangrove memegang peranan kunci dalam pemenuhan target NDC Indonesia,” kata Hartono.

Baca Juga: Apa Kabar ‘Bestie’ Harimau Sumatera yang Diselamatkan dari Konflik

Ekosistem mangrove yang terjaga dengan baik dapat menyimpan karbon 3 hingga 5 kali lebih banyak dari hutan terestrial biasa.

Karbon yang tersimpan di ekosistem mangrove Indonesia diperkirakan mencapai 3,0 Gton CO2e. Kemudian karbon yang tersimpan di mangrove dan padang lamun di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 3,4 Gton CO2e, sekitar 17 persen dari simpanan blue carbon di dunia. [WLC01]

Sumber: PPID KemenLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badan Restorasi Gambut dan MangroveBlue carbonEkosistem mangroveEmisi gas rumah kacaFOLU Net Sink 2030Hutan bakauHutan mangroveHutan mangrove SotekKabupaten Penajam Paser Utarakerusakan lingkunganKonservasi lingkunganMenteri Lingkungan Hidup NorwegiaMenteri Siti NurbayaProvinsi Kalimantan TimurREDD+Rehabilitasi mangrove

Editor

Next Post
Tanah longsor di Cilacap di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Jawa Tengah, pada Minggu, 11 September 2022. Foto BPBD Cilacap

Kejadian Longsor Cilacap di Masa Cuaca Ekstrem Periode 10-16 September 2022

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media