Kamis, 20 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumber Gempa Cianjur, Data Terkini 46 Orang Tewas dan 700 Orang Terluka

Senin, 21 November 2022
A A
Sumber gempa Cianjur, Jawa Barat, diperkirakan berasal dari aktivitas sesar Cimandiri. Gempa guncang Cianjur terjadi Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada bangunan. Foto BNPB.

Sumber gempa Cianjur, Jawa Barat, diperkirakan berasal dari aktivitas sesar Cimandiri. Gempa guncang Cianjur terjadi Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan pada bangunan. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – BMKG memperkirakan sumber gempa Cianjur, Jawa Barat, magnitudo 5,6 yang menimbulkan korban jiwa, korban luka dan kerusakan bangunan, berasal dari aktivitas pada sesar Cimandiri.

Gempa magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB. Pusat gempa berada di darat dengan hipsentrum 10 kilometer, ini termasuk jenis gempa dangkal.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, guncangan getaran gempa ini dirasakan dengan getaran cukup kuat, pada intensitas VI MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kota Cianjur. Skala VI MMI diilustrasikan, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Baca Juga: Dampak Gempa Cianjur Korban Meninggal Dunia 5 Orang

“Wilayah terdampak gempa, Kota Cianjur skala intensitas V-VI MMI. Itu membuat orang sampai terkejut dan lari keluar, itu cukup kuat,” kata Dwikorita.

Berdasarkan peta guncangan gempa (Earthquake Shakemap) BMKG menyebutkan, selain Cianjur, getaran gempa juga dirasakan di wilayah Garut dan Sukabumi dengan intensitas skala IV hingga V MMI (getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti).

Di Cimahi, Lembang, Kota Bandung, Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah getaran gempa dirasakan pada intensitas skala III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca Juga: Cuaca Gala Dinner KTT G20 Bersahabat, Begini Cara Kerja Tim Penghalau Hujan

Di wilayah Bakauheni guncangan gempa Cianjur dirasakan pada intensitas skala III MMI. Sementara di wilayah Rancaekek, Tangerang Selatan, DKI Jakarta, Depok dan Tangerang, guncangan gempa dirasakan pada skala II hingga III MMI.

Dwikorita Karnawati menduga sumber gempa Cianjur, berada pada patahan sesar Cimandiri.

“Kami menduga melihat posisinya, ini ada pada segmen patahan Cimandiri. Jadi, patahan yang ada di darat yang melintas Sukabumi ke arah barat timur. Jadi penyebabnya, diduga bergeraknya kembali patahan Cimandiri tersebut,” tutur Dwikorita dalam wawancara dengan TV One di program BreakingNews.

Kepala BMKG menegaskan, bahwa hal itu masih hipotesis dan perlu dilakukan pengecekan ke lapangan apakah benar patahan Cimandiri itu yang bergerak.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: dampak gempa Cianjurgempa Cianjurgempa hari inigempa terkiniKabupaten CianjurKepala BMKG Dwikorita KarnawatiProvinsi Jawa Baratsesar Cimandirisumber gempa Cianjur

Editor

Next Post
Korban gempa Cianjur, Jawa Barat, magnitudo 5,6 pada Senin, 21 November 2022, dilaporkan korban meninggal dunia sudah mencapai 62 orang meninggal. Foto Dok BNPB kerusakan bangunan dampak gempa.

Korban Gempa Cianjur 62 Orang Meninggal Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media