Rabu, 10 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tiga Metode Penyajian Kopi Terpopuler di Indonesia Tubruk, V60, dan Cold Brew

Hasil studi peneliti IPB University juga mengungkap bahwa metode seduhan berbasis espresso yang paling populer digunakan adalah cappuccino, kopi susu gula aren, dan café latte.

Selasa, 8 April 2025
A A
Ilustrasi menyeduh kopi. Foto NoName_13/pixabay.com.

Ilustrasi menyeduh kopi. Foto NoName_13/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Metode penyajian kopi dapat dilakukan berdasarkan berbagai pertimbangan. Antara lain tingkat penerimaan konsumen atau popularitas dan manfaat yang ingin diperoleh. Secara umum metode penyajiannya terbagi dua, yakni seduhan manual dan seduhan berbasis espresso.

Pakar kopi dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) sekaligus peneliti di Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center IPB University, Dian Herawati memaparkan hasil studinya mengenai metode penyeduhan kopi yang paling populer di Indonesia.

Dalam survei penelitian yang dilakukan bersama timnya ditemukan bahwa metode seduhan kopi manual (manual brew) yang paling populer di Indonesia adalah tubruk, V60, dan cold brew.

Baca juga: Slow Tourism, Konsep Pariwisata yang Mendukung Keberlanjutan Lingkungan

Cold brew (seduh dingin) adalah teknik menyeduh bubuk kopi dengan air dingin (atau air suhu ruangan) selama kurang lebih 12–24 jam untuk mendapatkan rasa yang optimal.

Tubruk merupakan minuman kopi khas Indonesia yang dibuat dengan menuangkan air panas ke dalam gelas atau teko yang sudah diisi bubuk kopi.

Sementara V60 adalah metode penyeduhan kopi manual menggunakan alat berbentuk kerucut dengan lubang di bagian bawah, yang memungkinkan air mengalir dengan cara yang terkontrol.

Baca juga: Bunga Bangkai dan Julang Emas, Identitas Flora Fauna TWA Sibolangit

Selain metode manual brew, hasil studi tersebut mengungkap bahwa metode seduhan berbasis espresso yang paling populer digunakan adalah cappuccino, kopi susu gula aren, dan café latte.

Dian menuturkan, studi yang sama menunjukkan bahwa semua seduhan kopi manual mempunyai kandungan bioaktif (asam klorogenat dan kafein) serta aktivitas antioksidan. Metode V60 memiliki kandungan bioaktif tertinggi, disusul tubruk dan cold brew.

“Komponen bioaktif asam klorogenat pada kopi mempunyai beberapa manfaat bagi tubuh, di antaranya mampu berperan sebagai antioksidan dan mencegah penyakit diabetes dengan menghambat pencernaan gula,” ujar dia.

Baca juga: Atasi Sampah Plastik, The Bananabees ITB Ciptakan Pembalut dari Pelepah Pisang

Kafein sudah banyak dikenal sebagai stimulan sistem saraf yang dapat mencegah kantuk dan memberikan efek yang menyegarkan. Namun orang yang sensitif terhadap kafein perlu membatasi atau tidak disarankan mengonsumsi kopi.

Di sisi lain, kopi berbasis espresso seperti cappuccino, kopi susu gula aren, dan café latte yang ditambah dengan susu atau gula dapat mempengaruhi manfaatnya bagi kesehatan. Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit tidak menular lainnya, seperti diabetes.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Cold brewDian Herawatiindustri kopiIPB Universitykopi arabicakopi robustakopi tubrukmetode penyajian kopiV60

Editor

Next Post
Beberapa elemen PP Muhammadiyah menggelar buka puasa Ramadan 2025 bersama warga terdampak konflik agraria di Pakel, Banyuwangi, Jawa Timur. Foto Dok. LHKP Muhammadiyah.

Komitmen Muhammadiyah Mendampingi Warga Terdampak Konflik Agraria di Pakel

Discussion about this post

TERKINI

  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Peta Karang dan Padang Lamun Jadi Landasan Ilmiah Pengelolaan Laut Indonesia
    In News
    Senin, 8 Desember 2025
  • Muhammad Syamsudin dan prototipe alat peringatan dini bencana. Foto Humas BMKG.Prototipe Peringatan Dini Bencana yang Dapat Dikendalikan Jarak Jauh
    In IPTEK
    Senin, 8 Desember 2025
  • Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto Dok. IPB University.Bambang Hero, 1-2 Pohon Tumbang Itu Alami, Kalau Akibatkan Longsor Itu Ulah Manusia
    In Sosok
    Minggu, 7 Desember 2025
  • Punggungan pasir yang menjadi benteng alami tsunami di pesisir selatan Jawa. Foto Dok. BRIN.Pertambangan Pasir Mengikis Benteng Alami Penahan Tsunami di Selatan Jawa
    In Rehat
    Minggu, 7 Desember 2025
  • Pencemaran plastik di pesisir pantai. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com.Rantai Mikroplastik Hingga Masuk ke Tubuh Manusia
    In Rehat
    Sabtu, 6 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media