Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Laut Indonesia Diguncang Gempa hingga Magnitudo 7,4 di Laut Jawa

Selasa, 29 Agustus 2023
A A
Laut Indonesia diguncang gempa hingga magnitudo 7,4 di Laut Jawa pada Selasa, 29 Agustus 2023. Foto Google Earth pusat gempa 7,4 di Laut Jawa utara Lombok berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Laut Indonesia diguncang gempa hingga magnitudo 7,4 di Laut Jawa pada Selasa, 29 Agustus 2023. Foto Google Earth pusat gempa 7,4 di Laut Jawa utara Lombok berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hari ini, Selasa, 29 Agustus 2023, wilayah laut Indonesia diguncang gempa hingga kekuatan 7,4 magnitudo yang terjadi di Laut Jawa utara Lombok.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sejak Selasa dini hari hingga pukul 11.34 WIB, tiga wilayah laut Indonesia diguncang gempa. Ketiga lindu yang mengguncang wilayah perairan Indonesia terkategorikan gempa dangkal, gempa dalam, dan gempa menengah.

BMKG menegaskan, kejadian gempa di laut Indonesia tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga: 400 Hari Keliling Indonesia, Tim Ekspedisi Indonesia Baru Masuki Garis Finish

Wilayah laut Indonesia diguncang gempa yang pertama terjadi di wilayah pantai barat daya Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dengan magnitudo 5,9 yang memiliki parameter update 5,6 magnitudo.

Plh Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Iman Fatchurochman menjelaskan, gempa terjadi pada pukul 00.59 WIB, dengan pusat gempa berada di laut terletak pada koordinat 4,20 derajat Lintang Utara dan 126,68 derajat Bujur Timur, berjarak 22 kilometer kilometer arah Timur Laut Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada kedalaman 60 kilometer.

Iman Fatchurochman menjelaskan, gempa dangkal yang terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

Baca Juga: Deformasi Lempeng Laut Maluku Picu Gempa Mag 6 di Kepulauan Talaud

BMKG menyatakan, gempa yang terjadi dirasakan di Talaud dengan skala intensitas III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Gempa Dalam Laut Jawa

Setelah gempa yang berpusat di arah timur Laut Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kurang dari tiga jam, laut Indonsia kembali diguncang gempa. Gempa kedua di laut Indonesia terjadi di perairan Laut Jawa bagian utara Lombok dengan kekuatan 7,4 magnitudo.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, wilayah Laut Jawa (utara Lombok ) diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 7,4 pada pukul 02.55 WIB.

Analisis BMKG, gempa di laut Jawa utara Lombok ini memiliki parameter update 7,4 magnitudo dengan episenter gempa terletak pada koordinat 6,94 derajat Lintang Selatan dan 116,57 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 163 kilometer arah Timur Laut Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada kedalaman 525 kilometer.

Baca Juga: Gempa Dalam Guncang Laut Jawa, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Selatan Jawa

Daryono mengatakan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam atau deep focus akibat adanya aktivitas slab pull atau tarikan extensional Lempeng Australia ke bawah, pengaruh gaya gravitasi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan kombinasi pergerakan mendatar turun (oblique normal),” kata Daryono.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGgempa dalam Laut JawaGempa Kepulauan Talaudgempa laut Bandagempa Laut Melonguanelaut Indonesia diguncang gempaLaut Jawa

Editor

Next Post
Menteri LHK, Menkes dan Pj. Gubernur DKI Jakarta usai ratas soal penanganan polusi udara. Foto Dok. BPMI Setpres.

Penanganan Polusi Udara Jabodetabek dari Modifikasi Cuaca hingga Pakai Masker

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media