Kamis, 17 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Potensi Gempa dan Tsunami di Kota Padang

Senin, 3 Oktober 2022
A A
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto Twitter Humas BMKG.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto Twitter Humas BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat, diminta senantiasa siap menghadapi potensi ancaman gempa dan tsunami. Wilayah ini memiliki potensi gempa hingga magnitudo 8,9 dan tsunami setinggi 10 meter.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiska (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan, seluruh Pantai Barat Sumatera dari pesisir Aceh hingga Lampung telah mengalami peristiwa gempa besar yang merusak. Seluruh energi gempa di Pantai Barat Pulau Sumatera tersebut menyisakan segmen sumber gempa Megathrust Mentawai-Siberut yang berhadapan dengan pesisir Sumatera Barat, sebagai satu-satunya segmen Megathrust yang belum rilis energi sejak tahun 2000.

Situasi ini, berpotensi membangkitkan gempa besar dan merusak. Berdasarkan kajian para ahli, segmen tersebut menyimpan potensi magnitudo maksimum hingga 8,9.

Baca Juga: Gempa Mentawai Dirasakan Kuat, Warga Sempat Mengungsi ke Perbukitan

Menurut Dwikorita, hal ini perlu menjadi perhatian bersama seluruh pihak guna menyiapkan langkah mitigasi komprehensif guna mencegah jatuhnya korban jiwa dan kerugian yang besar.

“Berdasarkan catatan Katalog Tsunami BMKG, Sumatera Barat pernah mengalami tsunami beberapa kali yaitu pada tahun 1797, 1833, 1904, dan 1935. Di samping itu, dalam pemodelan tsunami BMKG, menunjukkan bahwa tinggi gelombang tsunami di pesisir Kota Padang akibat gempa bumi skenario terburuk magnitudo 8,9 dapat mencapai lebih dari 10 meter dengan waktu tiba tsunami kurang dari 30 menit,” terangnya.

Melihat potensi tsunami tersebut, kata Dwikorita, ditambah status Kota Padang sebagai Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat dengan kepadatan penduduk mencapai lebih dari 900.000 jiwa, maka tidak heran jika Kota Padang memiliki indeks risiko tsunami yang sangat tinggi.

Baca Juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Keluarkan Empat Perintah Ini

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menghadiri acara Hari Kesiapsiagaan Bencana Kota Padang dan Pencanangan Komunitas Siaga Tsunami (Tsunami Ready Community) di Kota Padang pada Jumat, 30 September 2022.

“Kota Padang adalah kota yang memiliki potensi gempa bumi dan tsunami dikarenakan letak pantainya di bagian barat berhadapan dengan zona sumber gempa bumi Megathrust, yang menurut para pakar memiliki potensi magnitudo cukup besar,” ujar Dwikorita.

BMKG mendorong Pemerintah Kota Padang mewujudkan masyarakat siaga tsunami (Tsunami Ready Community) di seluruh kelurahan Kota Padang. Langkah ini bertujuan menyiapkan masyarakat agar senantiasa siap siaga dan tidak gagap dalam menghadapi ancaman gempa dan tsunami.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Tsunami dengan Tsunami Ready Community, Apakah Itu?

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa dan tsunamiKepala BMKG Dwikorita KarnawatiKota Padangpotensi gempa dan tsunami di Kota PadangTsunami Ready CommunityZona Megathrust Mentawai Siberut

Editor

Next Post
Gempa Taput, kebakaran di Pasar Pahae Jae saat gempa magnitudo 6 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, pada 1 Oktober 2022. Foto tangkap layar Youtube BNPB.

Gempa Taput, Rumah Rusak Seribu Lebih dan Gempa Susulan 110 Kali Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media